BACA JUGA: Garda Revolusi Iran Klaim Tembak Jatuh Drone AS dekat Selat Hormuz
Pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian 2015, di antaranya Prancis, Inggris dan Jerman pada Minggu mengatakan bahwa mereka disibukkan oleh eskalasi ketegangan di wilayah Teluk dan risiko rusaknya kesepakatan nuklir.
"Kami percaya bahwa saatnya telah tiba untuk bertindak secara bertanggung jawab dan mencari cara untuk menghentikan peningkatan ketegangan dan melanjutkan dialog," kata mereka dalam pernyataan bersama yang dirilis oleh kantor presiden Prancis.
Meski banyaknya seruan untuk kembali melakukan pembicaraan, pada Rabu, Trump mengatakan akan meningkatkan sanksi terhadap Iran secara substansial.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.