nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tergiur Penggandaan Uang, Pria Ini Malah Dapat Uang Mainan "Om Telolet Om"

Bramantyo, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 22:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 22 512 2082260 tergiur-penggandaan-uang-pria-ini-malah-dapat-uang-mainan-om-telolet-om-cswpRwpAoc.jpg Pelaku penipuan penggandaan uang (Foto: Bramantyo)

SOLO - Dua orang pelaku penipuan yang mengaku bisa menggandakan uang berhasil dibekuk Satreskrim Polsek Pasar Kliwon.

Kedua orang tersangka penipuan penggandaan uang yang berhasil diringkus Polsek Pasar Kliwon itu adalah Suwandi (50) warga kampung Sari Rejo RT 1 RW 4 Kelurahan Perang, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, dan Riyadi Sri Raharjo (46) warga Dukuh Brangkal RT 2 RW 7 Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Ariakta mengatakan, terbongkarnya modus penggandaan uang yang dilakukan kedua tersangka ini berawal dari adannya laporan korban Suparjoko Tri Cahyono Adi warga Nusukan, Banjarsari.

Baca Juga: Mahasiswi yang Rekayasa Penculikan demi iPhone X Akan Jalani Tes Kejiwaan 

Kepada korban, kedua tersangka ini mengaku bisa menggandakan uang dalam waktu singkat. Para tersangka ini menawari korban dengan iming - iming penggandaan uang dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.

 Penggandaan uang

Untuk meyakinkan korbannya, kedua tersangka mengatakan bila uang yang akan diterima korban berasal dari peninggalan jenderal.

"Korban akhirnya percaya dengan bujuk rayu tersangka. Dengan keyakinan bila kedua tersangka ini bisa menggandakan uang, akhirnya, korban menyerahkan uang senilai Rp50 juta pada pelaku," ujar Ariakta di Mapolsek Pasar Kliwon, Senin (22/7/2019).

Menurut Ariakta, dengan gaya meyakinkan, kedua pelaku ini pun menyerahkan uang segepok pada korban. Untuk meyakinkan, bila uang itu hasil dari penggandaan, kedua tersangka mengambil uang asli Rp700 ribu yang memang ditaruh di tumpukan uang palsu.

Baca Juga: Bareskrim Polri Tangkap Pemilik Pabrik Obat Palsu di Semarang 

Melihat uang yang ditunjukan kedua tersangka itu asli, korban pun percaya bila uang miliknya sudah digandakan. Namun nahas, begitu tumpukan uang yang disetorkan kedua tersangka pada dirinya ini dibuka, ternyata uang itu uang mainan bertuliskan "om telolet om"

"Atas perbuatannya, kedua tersangka kami jerat Pasal 378 Juncto Pasal 55," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini