nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kim Jong-un Inspeksi Pembuatan Kapal Selam, Isyaratkan Kelanjutan Program Rudal Korut

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 10:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 23 18 2082375 kim-jong-un-inspeksi-pembuatan-kapal-selam-isyaratkan-kelanjutan-program-rudal-korut-U0FQvkIBEc.jpg Foto: KCNA via Reuters.

SEOUL – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un melakukan inspeksi pada kapal selam besar yang baru dibuat oleh negaranya pada Selasa. Kegiatan yang dilaporkan oleh kantor berita pemerintah, KCNA, itu kemungkinan menjadi sinyal bahwa Korea Utara akan melanjutkan pembuatan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (submarine-launched ballistic missile/SLMBM).

KCNA melaporkan bahwa Kim memeriksa data operasional dan taktis serta sistem senjata tempur kapal selam baru yang dibangun di bawah "perhatian khususnya". Kapal selam itu akan beroperasi di perairan lepas pantai timur.

BACA JUGA: Kim Jong-un Senang dengan Peluncuran Roket Jarak Jaruh Korea Utara

"Kapasitas operasional kapal selam adalah komponen penting dalam pertahanan nasional negara kita yang dibatasi di timur dan barat oleh laut," kata Kim sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (23/7/2019).

Menurut KCNA, kapal selam itu akan dapat dioperasikan dalam waktu dekat. Namun, kantor berita itu tidak menjelaskan dengan detail mengenai sistem senjata apa yang dimiliki kapal selam itu atau kapan dan di mana inspeksi tersebut terjadi.

Korea Utara memiliki armada kapal selam besar tetapi hanya satu kapal selam eksperimental yang diketahui mampu membawa rudal balistik. Para analis mengatakan bahwa berdasarkan ukurannya, kapal selam yang baru itu tampaknya dirancang untuk membawa rudal.

Pyongyang telah membuat kemajuan pesat dalam program SLBM-nya dan pada 2016, setelah beberapa tahun pembangunan, berhasil menguji coba rudal balistik dari kapal selam, sambil di saat yang sama mengejar program rudal balistik antarbenua (ICBM).

Kim telah mendeklarasikan moratorium uji coba ICBM dan senjata nuklir saat terlibat dalam pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.

BACA JUGA: Kim Jong-un: Perdamaian di Semenanjung Korea Sepenuhnya Tergantung AS

Selama inspeksi kapal selam, Kim didampingi oleh para pejabat yang telah memainkan peran utama dalam pengembangan rudal, dan mungkin senjata nuklir.

Kelompok pemantau yang berbasis di AS, 38 North, mengatakan pada Juni 2018 bahwa Korea Utara tampaknya akan melanjutkan pembuatan kapal selam di Galangan Sinpo-nya. Kapal selam yang dibangun kemungkinan adalah kapal selam rudal balistik kelas Sinpo yang berdasarkan pada pencitraan satelit komersial.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini