nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Gunung Panderman Ancam Habitat Elang Jawa

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 11:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 23 519 2082414 kebakaran-hutan-gunung-panderman-ancam-habitat-elang-jawa-LMGrzQcWo5.jpg Kebakaran hutan Gunung Panderman. (Foto : Avirista Midaada/Okezone)

KOTA BATU – Kawasan hutan Gunung Panderman yang terbakar merupakan habitat berbagai jenis endemik satwa di bawah naungan Perhutani selaku pengelola hutan milik negara.

Kepala Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Hengki Herwanto mengatakan, hutan yang terbakar tersebut adalah tempat elang jawa hidup. Dengan kebakaran itu, dikhawatirkan elang jawa pindah dari hutan tersebut untuk mencari habitat lainnya.

"Di sana elang jawa biasanya bermukim di pohon-pohonnya. Itu yang satwa langkanya. Tapi kalau terbakar begini ya pindah mereka," ucap Hengki saat ditemui di posko tim di Jalibar, Kota Batu, Selasa (22/7/2019).

Selain elang jawa, beberapa satwa lainnya seperti monyet, babi hutan, dan ayam alas merupakan penghuni ekosistem hutan Gunung Panderman.

Kebakaran hutan Gunung Panderman. (Foto : Avirista Midaada/Okezone)

Bahkan saat hutan terbakar, banyak monyet yang turun mendekati hutan produksi untuk menghindari kobaran api.


Baca Juga : Fakta-Fakta Kebakaran Hutan Gunung Panderman yang Terus Meluas

"Saat Minggu malam itu banyak monyet yang turun di hutan produksi. Suaranya terdengar. Akhirnya tim dari Perhutani kami minta turun," ucapnya.

Namun, Hengki menyangkal bila kebakaran di Gunung Panderman ini merusak pepohonan. Pihaknya menyatakan yang terbakar hanyalah semak belukar dan rumput ilalang yang berada di bawahnya.

"Kalau pohonnya tidak terbakar hanya memang meranggas karena terkena bara api dari semak-semak dan rumput ilalang di bawahnya. Yang berkurang humusnya di bawah. Kalau nanti turun hujan lagi akan cepat kembali hijau seperti semula," tuturnya.

Sebelumnya pada Minggu malam sekitar pukul 19.45 WIB titik api terlihat di hutan Gunung Panderman. Bahkan karena besarnya titik api dapat dilihat dari wilayah Malang.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, SAR, polisi, TNI, Perhutani, Ormas, LMDH, dan relawan masih terus berjuang memadamkan api. Hingga pukul 12.10 WIB Senin siang kepulan asap tampak masih terlihat dari atas.


Baca Juga : Kebakaran Hutan Gunung Panderman Meluas hingga 60 Hektar

BPBD Kota Batu telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan Gunung Panderman karena luasnya area yang terbakar.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini