Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya sendiri menilai famtrip ini juga menjadi momentum untuk membuktikan kepada masyarakat Jepang tentang keindahan Labuan Bajo. Dengan famtrip ini, Indonesia juga ingin menunjukkan bahwa Labuan Bajo merupakan lokasi yang aman, nyaman, dan indahnya untuk berwisata.
“Kita akan terus membangun industri pariwisata dan menjadikan negara-negara Asia, khususnya Jepang sebagai salah satu pasar utama wisatawan ke Indonesia," tuturnya.
Selain itu Menpar Arief Yahya juga mengategorikan famtrip itu sebagai selling. Dalam framework BAS; Branding, advertising, selling menjadi salah satu rumus strategi promosi Kemenpar.
"Famtrip, mendatangkan endorser pariwisata, pelaku bisnis pariwisata, media, itu penting
untuk serangan udara, efektif mempengaruhi opini publik traveler. Itu sebabnya kita mengundang media besar Jepang dan blogger berpengaruh untuk menulis dahsyatnya Wonderful Indonesia," ucap Arief Yahya.
(Abu Sahma Pane)