nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Atlet Triatlon Bebas dari Penculik: Puji Bunga Anggrek hingga Jadi Teman Curhat

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 27 18 2084348 cerita-atlet-triatlon-bebas-dari-penculik-puji-bunga-anggrek-hingga-jadi-teman-curhat-eUWxTKFqf6.jpg Nathalie Birli. Foto FB Nathalie Birli

GRAZ - Seorang atlet triatlon Austria menceritakan peristiwa penculikan yang dialaminya hingga dia ditelanjangi, diancam ditenggelamkan tapi akhirnya bebas setelah memuji bunga anggrek dan menjadi teman curahan hati penculik.

Nathalie Birli (27) mengatakan dia diculik saat bersepeda di Graz, Austria pada Selasa (23/7).

Dia mendeskripsikan penculiknya penuh kebencian, memukul dia sebelum dimasukkan ke dalam kendaraan dan membawanya ke sebuah bangunan.

Namun beberapa jam kemudian, dia berhasil meyakinkan pria itu untuk mengantarnya pulang.

Baca juga: Detik-Detik Mantan Anggota Kongres Meksiko Culik 2 Insinyur

Baca juga: Kanselir Austria Dipecat Imbas Skandal Korupsi

Insiden itu kemudian diceritakan Birli di Facebook yang membuat polisi berhasil melacak sepedanya ke rumah tersangka berusia 33 tahun dan menangkapnya.

Menjadi teman curhat

Birli menceritakan, penculik itu memukul kepalanya dengan tongkat, mengikatnya dan melemparkannya ke belakang mobil saat dia bersepeda.

Akibat pemukulan itu lengan Bilri patah. Dia pun pingsan

Saat sadar, dia bangun dalam keadaan telanjang dan diikat ke kursi, di sebuah rumah yang tidak dikenalnya.

Pria itu pada mulanya berjanji akan melepaskan dia keesokan harinya. Tetapi penculi mencekiknya, memaksanya mandi dan mengatakan bahwa dia akan menenggelamkannya.

Saat itulah Birli memperhatikan bunga anggrek dan membuat pujian. Sang penculik pun merespons dengan bercerita bahwa ayahnya sudah meninggal. Dia dibesarkan oleh seorang ibu yang kecanduan alkohol dan pacarnya selingkuh.

Mendengar cerita penculik, Birli sadar dia mendapat kesempatan untuk bisa dibebaskan.

"Saya memberi saran kepada pria itu, katakan saja [ini bukan penculikan tapi] kecelakaan," ungkapnya merayu sang penculik.

Pria itu setuju. Ia melepaskan korbannya dan mengantarnya pulang.

Saat di rumah pasangan Birli sudah menunggu bersama putranya yang berusia 14 minggu. Ia kemudian melapor ke polisi.

Dia mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mencarinya ketika dia hilang, tetapi menambahkan bahwa mustahil menemukan rumah tempat dia ditahan.

"Terima kasih Tuhan saya bisa membebaskan diri, dan saya sehat—kecuali lengan saya yang patah dan luka di kepala," tulisnya Facebook.

Juru bicara kepolisian Graz, Fritz Grundnig, mengkonfirmasi kepada Associated Press bahwa seorang pria telah ditangkap pada sehubungan dengan dugaan penculikan tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini