“Gerakan tidak kooperatif ini disebabkan oleh Carrie Lam. Dia tidak bekerja sama dengan orang-orang Hong Kong atau menanggapi tuntutan mereka," ujar Jason Lo, 31.
Hong Kong, yang diserahkan oleh Inggris ke China pada 1997, menggunakan satu negara dua sistem. Namun RUU ekstradisi mengancam keadilan Hong Kong yang demokrasi terhadap pemerintah China yang otoriter.
China menegaskan mendukung pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, dan mendesak polisi untuk menangani orang-orang Hong Kong yang melakukan kekerasan.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.