nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPBD Jatim Siapkan Skema Pemadaman Api di Gunung Arjuno via Udara

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 01 519 2086588 bpbd-jatim-siapkan-skema-pemadaman-api-di-gunung-arjuno-via-udara-cdOScbGzrw.jpg Kebakaran di Gunung Arjuno (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Meluasnya lahan hutan yang terbakar di Gunung Arjuno membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyiapkan langkah pemadaman melalui udara.

Kepala BPBD Jawa Timur Suban Wahyudiono menjelaskan, telah menyiapkan langkah-langkah sesuai surat rekomendasi mengenai status darurat dari BPBD Kota Batu kebakaran di Gunung Arjuno.

"Kami sudah ajukan surat ke BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pusat untuk minta bantuan helikopter untuk water bombing karena kebakaran itu di ketinggian, artinya untuk menjangkau ke sana kalau tenaga manusia perlu waktu lama, belum bawa barangnya dan susah," ujar Suban saat dihubungi okezone, Kamis (1/8/2019) sore.

Baca Juga: Kabut Asap Riau, 721 Warga Pelalawan Terserang ISPA

Gunung Arjuno

Ia menambahkan, pihak BNPB telah menyetujui permintaan bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan mengerahkan satu unit helikopter ke Malang.

"Alhamdulillah Kepala BNPB sudah setuju, kalau tidak halangan sore atau malam ini mungkin helikopter tiba dari Kalimantan tiba di Abdul Rachman Saleh," tuturnya.

Bila tak ada halangan, menurut Suban, upaya water bombing akan dilakukan pada besok dengan mengerahkan helikopter milik BNPB tersebut.

"Rencananya kalau tidak halangan dan cuaca baik, insya Allah besok sudah mulai. Kami juga harus menentukan koordinat pendaratan helikopter dan untuk pengambilan air, apa di Waduk Selorejo atau ada yang lebih dekat lagi," tuturnya.

Baca Juga: Kebakaran di Gunung Arjuno Meluas hingga 300 Hektare

Sebelumnya, kebakaran hutan menghanguskan kawasan puncak Gunung Arjuno sisi barat telah berlangsung sejak Minggu 28 Juli 2019. Namun, api sempat padam Senin 29 Juli dan kembali membesar sehari setelahnya.

Bahkan, api dilaporkan merambat hingga lebih dari 100 hektare lahan hutan konservasi Gunung Arjuno di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini