MK Gelar Sidang Putusan Sengketa Hasil Pileg 2019

Selasa 06 Agustus 2019 09:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 06 606 2088233 mk-gelar-sidang-putusan-sengketa-hasil-pileg-2019-JMqqecNuz7.jpg Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) hari akan menggelar sidang pembacaan putusan akhir untuk 202 perkara sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019, mulai Selasa (6/8/2019) hingga Jumat 9 Agustus 2019 bertempat di Ruang Sidang Pleno Gedung MK, Jakarta.

Pada hari pertama sidang putusan, Majelis Hakim Konstitusi akan membacakan 67 perkara sengketa Pileg 2019.

"MK akan memutus seluruh perkara PHPU pada Selasa hingga Jumat (9/8), pada hari pertama diagendakan membacakan putusan untuk 67 perkara," ujar Kepala Bagian Humas dan Hubungan Dalam Negeri MK, Fajar Laksono, dikutip dari laman Antaranews.

Sedangkan di hari kedua akan diputus sebanyak 72 perkara sengketa Pileg 2019, kemudian 41 dan 39 perkara masing-masing pada hari ketiga dan keempat.

Sebelumnya, MK telah menerima 260 perkara sengketa hasil Pileg 2019, dan diperiksa dalam sidang pendahuluan yang kemudian dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan KPU, pihak terkait, dan Bawaslu.

Kemudian pada Senin 22 Juli 2019, MK melalui putusan sela menyatakan tidak akan melanjutkan 58 perkara dari 260 perkara perselisihan hasil Pileg 2019.

Dalam putusan tersebut dinyatakan 122 perkara dilanjutkan ke tahap pembuktian, sementara 80 perkara lainnya yang tidak disebutkan dalam pembacaan putusan sela akan kembali dipanggil pada pembacaan putusan akhir.

Sejak Selasa 23 Juli 2019 hingga Selasa 30 Juli 2019, MK menggelar sidang pembuktian perkara sengketa hasil Pileg 2019 untuk 122 perkara tersebut.

Persidangan untuk perkara sengketa hasil Pileg ini terbagi dalam tiga ruang sidang panel yang masing-masing panel harus disidangkan oleh hakim konstitusi yang merupakan keterwakilan dari Mahkamah Agung, Pemerintah, dan DPR. Namun untuk pembacaan putusan dan ketetapan, sidang akan dilakukan secara pleno atau dihadiri oleh 9 hakim konstitusi.

1
2

Berita Terkait

Pemilihan Legislatif

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini