nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Kembali Tangkap 2 Pembakar Lahan di Jambi

Azhari Sultan, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 12:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 15 340 2092187 polisi-kembali-tangkap-2-pembakar-lahan-di-jambi-OK74xJkFK7.JPG Polisi berhasil ringkus dua pembakar lahan di Jambi (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Polres Tanjungjabung Timur berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran lahan di Parit V, Dusun II, Desa Air Hitam, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi.

Warga Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi bernama S dan E itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan.

Dari informasi yang didapat, peristiwa ini bermula pada akhir bulan lalu, di mana Polsek Sadu menerima laporan dan informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, bahwasanya telah terjadi kebakaran lahan

Selanjutnya, tim dari Polres Tanjungjabung Timur dibantu oleh Polsek Sadu, Babinsa, dan masyarakat berangkat ke TKP untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Namun, sesampainya di TKP api sulit untuk dipadamkan dikarenakan tanah gambut yang dalamnya mencapai 1,5 meter. Bahkan, api menjalar ke lahan perkebunan milik orang lain," ungkap Kapolres Tanjungjabung Timur, AKBP Agus Desri Sandi saat dihubungi, Kamis (15/8/2019).

Kemudian, tim langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP. "Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, didapat petunjuk TKP karhutla milik S dan E yang dengan sengaja membuka kebun dengan cara dibakar," tegas Agus.

Tidak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa 4 bilah parang panjang, 2 potong kayu yang telah terbakar, 1 buah korek api dan 1 bibit pinang bekas terbakar. "Saat ini kedua tersangka S dan E ini kita amankan di Polres Tanjungjabung Timur guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," tandas Kapolres.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka diancam dengan Pasal 56 ayat (1) juncto Pasal 108 Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Sebelumnya, polisi juga berhasil menciduk Ahmadi (48) warga Kelurahan Senyerang dan Siri (50) warga Desa Margo Rukun, Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi setelah tertangkap tangan sebagai pembakar lahan pada Minggu, 11 Agustus 2019 lalu.

Keduanya diamankan jajaran Kepolisian Polres Tanjung Jabung Barat, Sektor Pengabuan, setelah anggota melakukan patroli rutin dan adanya laporan dari masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini