nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kashmir Bergejolak, Trump Minta India dan Pakistan Turunkan Ketegangan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 10:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 20 18 2094157 kashmir-bergejolak-trump-minta-india-dan-pakistan-turunkan-ketegangan-yf1mtwxPWj.jpg Tentara India di Kashmir. (Foto: Reuters)

NEW DELHI – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin berbicara dengan Pemimpin India dan Pakistan, membahas mengenai peningkatan hubungan dagang New Delhi dan Islamabad dengan Washington dan menekankan perlunya penurunan ketegangan antara kedua negara berkekuatan nuklir itu terkait masalah Kashmir.

“Berbicara kepada dua teman baik saya, Perdana Menteri Modi dari India, dan Perdana Menteri Khan dari Pakistan, mengenai perdagangan, kemitraan strategis dan, yang paling penting, bagi India dan Pakistan untuk bekerja mengurangi ketegangan di Kashmir. Situasi yang sulit, tetapi percakapan yang baik!" kata Trump melalui post di Twitter sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (20/8/2019).

BACA JUGA: Pertama Kalinya dalam Tujuh Dekade, India Cabut Status Otonomi Khusus di Kashmir

Hubungan antara India dan Pakistan yang telah bermusuhan semakin diperburuk dengan keputusan New Delhi untuk mencabut status otonomi khusus Kashmir, wilayah yang disengketakan dan diklaim oleh kedua negara. Pakistan bereaksi dengan marah, memutus jalur transportasi dan perdagangan dengan negara tetangganya itu dan mengusir duta besar India sebagai pembalasan.

Gedung Putih mengatakan bahwa Trump berbicara mengenai peningkatan perdagangan antara AS dengan India dalam percakapannya dengan PM Modi, sekaligus meminta penurunan ketegangan antara India dan Pakistan. Sementara dengan PM Khan, Trump “membahas perlunya untuk mengurangi ketegangan dan retorika moderat” dengan India mengenai situasi di Kashmir.

BACA JUGA: DK PBB Bahas Kashmir, China Desak India dan Pakistan Redakan Ketegangan

"Presiden menegaskan kembali perlunya untuk menghindari eskalasi situasi dan mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri," demikian dikatakan Gedung Putih dalam sebuah pernyataan. Ditambahkan bahwa Trump dan PM Khan juga sepakat untuk bekerja sama untuk memperkuat hubungan perdagangan dan ekonomi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini