Selanjutnya, Kontras mengimbau pemerintah proaktif mencegah dan menghentikan adanya provokasi yang akan memecah belah masyarakat dengan melakukan berbagai upaya.
"Terbuka dan komunikatif dalam merespons tuntutan masyarakat Papua dengan tanpa menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi aspirasi masyarakat Papua," ungkapnya.

Tak lupa, Yati mengungkapkan bahwa Kontras menginginkan aparat penegak hukum melakukan tindakan yang tegas terhadap pelaku rasisme dan persekusi terhadap mahasiswa Papua di Pulau Jawa.
"Ketiga, mendorong proses penegakan hukum terhadap tindakan persekusi dan rasisme yang terjadi," tutur Yati.