Sementara itu, Kasubag Tata Usaha (TU) balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Bengkulu, Suharno mengatakan, kemunculan harimau kemungkinan akibat musim kemarau. Sehingga harimau turun mencari sumber air di areal perkebunan sawit.
Baca juga: Keluar Ladang Minyak Chevron, Harimau Sumatera Lompati Pagar 2 Meter
Selain itu, tambah Suharno, turunnya harimau ke areal perkebunan TBS belum ada memangsa ternak peliharaan masyarakat setempat.
Suharno juga mengatakan, penampakan harimau sumatera di areal perkebunan TBS salah satu perusahaan itu baru pertama kalinya terjadi, sejak perusahaan TBS tersebut berdiri dari tahun 2007 hingga sekarang.
''Sampai saat ini belum ada laporan masyarakat secara tertulis dan merasa terganggu. Kami meminta kepada pihak perkebunan untuk memantau dan segera dilapokan ke pihak KSDA apa bila masyarakat merasa terganggu,'' pungkas Suharno.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.