Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menilik Aspek Sosio-Kultural-Lingkungan di Tanah Kalimantan Timur

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 31 Agustus 2019 |15:31 WIB
Menilik Aspek Sosio-Kultural-Lingkungan di Tanah Kalimantan Timur
Lokasi ibu kota negara baru di Kaltim (Foto: Instagram/@jokowi)
A
A
A

Kata Murlianti, potensi konflik antara kelompok lokal dan pendatang tidak dapat dipungkiri bisa saja terjadi dalam segi perebutan lahan. Hal itulah, yang mesti diantisipasi kedepannya oleh pemerintah ketika membangun Ibu Kota.

"Di sisi lain para pendatang kemudian juga membentuk komunitas-komunitas primordial serupa. Tak jarang konflik-konflik lahan antara penduduk lokal-pendatang, lokal-perusahaan, transmigran-perusahaan sering memunculkan ketegangan di Kaltim walaupun belum pernah ada sejarah konflik terbuka semacam Sampit,"‎ katanya.

Infografis Lipsus Ibu Kota Baru

Berdasarkan aspek demografi, Kalimantan Timur sendiri terdiri dari beberapa etnis yang di antaranya yakni, Dayak, Banjar, Kutai, Paser, Jawa,‎ Bugis, Toraja, Sunda, Madura, hingga Buton.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement