nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uang Miliaran Rupiah Pemprov Sumut Raib di Parkiran Kantor Gubernur

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 10 608 2103151 uang-miliaran-rupiah-pemprov-sumut-raib-di-parkiran-kantor-gubernur-ZIsQusjU8J.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MEDAN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Utara, kehilangan uang tunai miliaran rupiah. 

Uang yang jumlahnya disebut-sebut mencapai Rp1,6 miliar itu hilang saat disimpan di mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1875 ZC yang diparkir di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, pada Senin 9 September 2019 malam.

Kabag Humas Pemprov Sumut M Ikhsan saat dikonfirmasi membenarkan perihal hilangnya uang tersebut. "Kejadian itu ada. Tadi saya telefon ke BPKAD," ujar M Ikhsan saat dikonfirmasi via telefon, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Pria di Bekasi Curi Duit Puluhan Juta dari Ponpes untuk Sewa PSK

Ia mengungkapkan, belum bisa memberikan kronologi kejadiannya. Sebab, belum mendapat cerita lengkap dari pihak BPKAD. Namun, saat ini mereka telah membuat laporan ke Polrestabes Medan.

"Dua staf BPKAD saat ini lagi diperiksa di Polres. Kita minta waktu, selesai pemeriksaan kita akan gelar press rilis," ujarnya.

Ilustrasi

Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MAB (40) dan honorer Biro Perbekalan Pemprov Sumut berinisial IG (36) mengambil uang tersebut dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Medan.

Mereka membawa uang tersebut dengan mobil. Uang diletakkan di bagian belakang mobil. Tiba di halaman parkir Kantor Pemprov Sumut, mereka meninggalkan mobil untuk Salat Asar. Usai salat, mereka melihat kuncil mobil sudah dalam keadaan rusak. Uang yang baru diambil pun raib.

Kasat Reskrim Polresta Medan AKBP Putu Yudha Prawira ketika dikonfirmasi membenarkan perihal laporan hilangnya uang tersebut. "Kita baru terima laporannya. Masih kita dalami laporannya," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini