Yeo Bee Yin mengutip data Asean Specialized Meteorological Centre, stasiun cuaca berbasis di Singapura mengatakan, jumlah titik api atau hotspot di Malaysia hanya lima, sedangkan di Indonesia mencapai 1.500 titik api.
“Data jelas menunjukkan bahwa kabut berasal dari Indonesia,” katanya.
Yeo Bee Yin mengatakan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akan menyurati Presiden Jokowi terkait masalah asap tersebut.
“Dia (Mahathir) telah setuju untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi untuk menarik perhatiannya terhadap masalah asap,” ujar Yeo Bee Yin seperti dilaporkan Malaymail, Kamis 12 September 2019.
Pada Selasa 10 September lalu, pemerintah Malaysia telah mengirimkan setengah juta masker ke Negara Bagian Sarawak dan menutup lebih dari 400 sekolah menyusul adanya kabut asap.
Indonesia dalam beberapa bulan terakhir memang dilanda karhutla di sejumlah daerah seperti Sumatera dan Kalimantan, hingga menimbulkan bencana kabut asap. Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sudah menjadi bencana tahunan yang terus terulang.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.