nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

12 WNI Ditahan di Malaysia, Kemlu RI Belum Terima Notifikasi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 09:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 27 18 2109941 12-wni-ditahan-di-malaysia-kemlu-ri-belum-terima-notifikasi-23jOStuGI8.jpg Ilustrasi penangkapan terduga teroris. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan sejauh ini belum menerima laporan resmi mengenai penangkapan 12 warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang diduga terkait tindakan terorisme.

Baca juga: Malaysia Tahan 12 WNI yang Diduga Pro-ISIS

Berdasarkan keterangan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, meski Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah mengeluarkan rilis mengenai operasi penangkapan sejumlah tersangka terorisme, termasuk di antaranya WNI, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur belum menerima notifikasi resmi.

Ilustrasi sel tahanan penjara. (Foto: Shutterstock)

"PDRM telah keluarkan rilis mengenai beberapa operasi penangkapan antara 10 Juli hingga 25 September 2019 terkait dugaan tindakan terorisme. Total yang ditangkap 16 orang, di mana 12 di antaranya WNI," jelas Judha dalam keterangannya, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Tiga Wanita Indonesia di Singapura Ditahan Atas Kasus Terorisme

"KBRI Kuala Lumpur belum menerima secara lengkap notifikasi konsuler dari Pemerintah Malaysia mengenai penangkapan WNI tersebut. KBRI Kuala Lumpur akan meminta akses kekonsuleran untuk menemui seluruh WNI yang ditahan serta memberikan pendampingan untuk menjamin hak-hak para WNI tersebut berdasar hukum setempat," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan, pihak berwenang Malaysia dalam serangkaian operasi keamanan telah menahan 12 WNI yang diduga mendukung kelompok terorisme ISIS.

Penangkapan terjadi hanya berselang beberapa pekan setelah tiga pekerja migran Indonesia (PMI) juga ditahan di Singapura atas dugaan mendukung serta mendanai kelompok ekstremis.

Baca juga: WNI Terduga ISIS Ditangkap di Malaysia

Ilustrasi Malaysia. (Foto: Dok Reuters)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini