Demokrat menyebut pernyataan Trump hari Kamis sebagai contoh tindakan memanfaatkan posisinya sebagai presiden untuk kepentingan politik pribadinya.
Sebelumnya melalui Twitter, Trump menyebut agenda pemakzulannya sebagai kudeta.
“Ketika saya belajar semakin banyak setiap hari, saya sampai pada kesimpulan bahwa apa yang terjadi bukanlah pemakzulan, itu adalah kudeta," cuit Trump.
Ia menambahkan, "[Ini] dimaksudkan untuk mengambil Kekuatan Rakyat, PILIHAN mereka, Kebebasan mereka, Amandemen Kedua, Agama, Militer, Tembok Perbatasan, dan hak-hak yang diberikan Tuhan."
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.