nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Balita Tewas dengan Luka Lebam di Tubuh, Diduga Dianiaya Pacar Ibunya

Senin 14 Oktober 2019 14:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 14 512 2116644 balita-tewas-dengan-luka-lebam-di-tubuh-diduga-dianiaya-pacar-ibunya-I9at3qi5h4.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEMARANG - Balita di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) tewas diduga dianiaya kekasih ibunya. Korban meninggal dengan luka lebam di sekujur tubuh seperti di sekitar mata, dahi, pipi, kedua tangan, punggung dan perutnya, sebagaimana diberitakan iNews.id.

Devara Setiani Saputri (3) meninggal Sabtu (12/10) dini hari di RS Ambarawa. Sebelumnya ibu korban, Dewi Susasnti (25) memberi kabar jika korban dirawat di rumah sakit kepada ayah kandung korban, Subrata (26), Jumat (11/10) sekira Pukul 18.00 WIB.

Orang tua korban sedang dalam proses perceraian dan tidak tinggal bersama. Sejak satu bulan terakhir, Dewi dan korban tinggal bersama pacar ibunya, Tofa Soleh Saputra di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Kepada Subrata, Dewi mengaku jika korban terjatuh sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun melihat luka yang tidak wajar, Subrata yang curiga lantas melaporkan kasus ini ke Polsek Ambarawa, Jumat (11/10) Pukul 19.00 WIB, satu jam setelah dia menjenguk anaknya.

(Foto: iNews)

Menurut Nur Hidayah, adik kandung ibu korban mengatakan korban diasuh Tofa sementara Dewi bekerja. Saat di rumah sakit, Tofa mengatakan kepada Nur jika korban terbentur pintu dan terjatuh di kamar mandi.

Nur merasa tidak percaya dengan penjelasan Tofa. Sementara saat ditanya ibu dari Dewi, jawaban Tofa sudah berbeda. “Kemungkinan besar ini penganiayaan,” katanya.

Sementara keluarga korban yang lain, Siti Nurjanah merasa tidak terima dengan kematian korban yang tidak wajar. “Anaknya sehat kok jadi kaya gini, kalau bisa hukumannya seumur hidup buat pelaku, nyawa bayar nyawa,” ucapnya geram.

Korban dimakamkan di Dusun Kenongo, Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (13/10), setelah menjalani autopsi di RS Bhayangkara Semarang. Sementara pihak kepolisian dari Polres Semarang yang menangani kasus ini sendiri belum bisa dimintai keterangan dengan alasan masih dalam proses penyelidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini