Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri: Kritis Tanpa Didasari Norma Bahaya

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Selasa, 15 Oktober 2019 |21:22 WIB
Polri: Kritis Tanpa Didasari Norma Bahaya
Brigjen Fadil Imran, Wakil Kepala Satgas Nusantara Polri (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Kepala Satgas Nusantara Polri Brigjen Fadil Imran menyampaikan pesan kepada generasi milenial agar menjaga dan menjunjung etika dalam menyampaikan aspirasi. Sebab, tanpa berpegang pada norma itu bisa berbahaya. 

"Karena ada persoalan dalam konteks generasi milenial. Persoalan kritis dan terbuka tanpa didasari norma-norma, itu bahaya," katanya dalam diskusi "Pemuda untuk Pembangunan Bangsa: Tantangan Sumber Daya Dan Kepemimpinan Pemuda" yang digelar Gerakan BEM Jakarta di Gedung Joeang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Menurut Fadil, beragam tantangan yang dihadapi dalam pembangunan bangsa dan kepimpinan pemuda. Namun, dengan kekayaan sumber daya alam dan jumlah penduduk yang ada, ia meyakini Indonesia bisa menjadi negara terbesar keempat di dunia.

Ilustrasi

Selain pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan keamanan nasional turut menjadi tolok ukur masa depan sebuah bangsa. Utamanya untuk mencapai Indonesia emas pada 2045.

"Dalam teori, pertumbuhan keamanan menjadi tolok ukur, karena ada kejahatan narkoba, terorisme, kejahatan perbankan. Ini menurut saya juga menjadi tantangan kepemimpinan," tuturnya.

Generasi milenial merupakan generasi penerus dan aset bangsa untuk menciptakan peradaban bangsa yang maju. Untuk itu, kata Fadil, semua elemen bangsa harus berkolaborasi untuk mencapai Indonesia emas.

"Ruang menuju era emas tahun 2045 itu sangat terbuka. Orang akan takut sama Indonesia karena demokrasinya maju dan peradabannya maju. Mari kita berkolaborasi sesama elemen bangsa," katanya.

Baca Juga: Lewat Aplikasi, Kini Warga Kulon Progo Bisa Lapor Polisi Jika Keadaan Darurat 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement