Saat ini, sudah ada sepuluh orang dari pihak perusahaan yang diperiksa, termasuk pekerja asing. "Penyidikan dan pengembangan kasus masih berlangsung,” katanya.
Adapun barang bukti yang sudah diamankan berupa alat berat yang digunakan untuk melakukan pengeboran. Lokasi kejadian pun masih dilakukan penjagaan. Warga setempat diimbau agar tidak mendekati lokasi karena masih terdapat minyak Pertamina yang mudah terbakar.
“Lokasi kejadian masih belum bisa diakses oleh warga. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena tumpahan minyak masih ada disana,” ucap dia.
Seperti diketahui, kebakaran pipa Pertamina diduga terjadi karena terkena alat berat saat melakukan pengerjaan proyek kereta api cepat di Kampung Mancong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Dalam insiden itu, satu pekerja asing meninggal dunia dan telah dipertemukan dengan keluarganya di China.
Baca Juga: Polisi Perdalam Penyelidikan Terbakarnya Pipa Pertamina hingga Tewaskan WNA
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.