Oleh karena itu, ia berharap Indonesia mampu terus bersatu dan membenahi ketimpangan-ketimpangan yang terjadi.
Baca juga: KPK: Esensi Sumpah Pemuda adalah Kesamaan Visi-Misi Rakyat Indonesia
"Ketimpangan itu harus dibereskan, dan ketimpangan ini pada akhirnya kebijakan dulu. Kebijakan harus semuanya memperhitungkan faktor keadilan," ungkapnya.
"Karena kalau kebijakan disusun tanpa memerhatikan faktor keadilan, nanti setelah berjalan beberapa tahun baru terjadilah pelebaran ketimpangan. Karena pelebaran ketimpangan tidak otomatis saat kebijakan itu dibuat langsung berdampak," tuturnya.
Baca juga: Ketua MPR: Sumpah Pemuda Masih Menjiwai untuk Membangun Bangsa
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.