Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lemkapi Minta DPR Segera Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 29 Oktober 2019 |14:13 WIB
Lemkapi Minta DPR Segera Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta DPR segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Kapolri Komjen Idham Azis. Pasalnya, hal itu demi kepastian masa depan internal Polri.

"Berharap, Komisi III segera melakukan uji kelayakan agar segera mendapatkan Kapolri baru," kata kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Baca Juga: Surat Jokowi Tunjuk Idham Azis Jadi Kapolri Akan Dibacakan dalam Paripurna DPR

Di sisi lain, Edi menilai pengajuan nama calon Kapolri Komjen Idham Azis oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sudah tepat.

"Keputusan Presiden menunjuk Idam sangat tepat dan waktunya sangat tepat saat negara mengecam keras aksi teror yang menimpa Menko Polhukam Wiranto. Kami melihat The right person at the right time," ujar Edi.

Komjen Aziz

Menurut Edi, masyarakat atau publik meyakini di bawah kepemimpinan Idham yang ahli menangani aksi teror itu bisa menekan aksi terorisme dan kinerja Polri semakin baik.

Mantan anggota kompolnas ini menambahkan, pengajuan Idham, diyakini sudah melewati proses yang panjang. Selain selama ini berkinerja baik, Idham juga memiliki segudang prestasi karena puluhan tahun terlibat pemberantasan terorisme dan memiliki kepemimpinan yang sangat tegas.

"Hasil penelitian kami dalam minggu ini kepada publik, kami melihat masyarakat menyambut baik pengajuan Idham," kata Edi.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Kapolri, Idham Azis Punya Beban Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement