nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korut Tembakkan Dua Rudal di Hari Pemakaman Ibunda Presiden Korsel

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 17:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 31 18 2124201 korut-tembakkan-dua-rudal-di-hari-pemakaman-ibunda-presiden-korsel-V6oJEjgIel.jpg Foto: Reuters.

SEOUL - Korea Utara menembakkan dua proyektil, yang menurut otoritas Jepang tampak sebagai rudal balistik, ke laut di antara Semenanjung Korea dan Jepang pada Kamis. Insiden itu dikonfirmasi oleh penjaga pantai Jepang dan militer Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan bahwa kedua "proyektil yang tidak teridentifikasi" itu ditembakkan pada Kamis sore dari Provinsi Phyongan Selatan. Otoritas Jepang mengatakan bahwa kedua proyektil itu mendarat di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, yang membentang 200 mil laut dari daratannya.

BACA JUGA: Korea Utara Benarkan Telah Luncurkan Rudal dari Kapal Selam

"Benda-benda yang tampaknya merupakan rudal balistik diluncurkan dari Korea Utara," kata kementerian pertahanan Jepang dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Kamis (31/10/2019). "Mereka (rudal) tidak mendarat di wilayah kami."

Waktu peluncuran sore hari adalah sesuatu yang berbeda dari serangkaian uji coba yang dilakukan tahun ini, yang biasanya berlangsung sekitar fajar.

Peluncuran itu juga terjadi di hari yang sama ketika Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menghadiri pemakaman ibunya, yang meninggal pada Selasa, 2 Oktober.

BACA JUGA: Kim Jong-un Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Presiden Korea Selatan

Korea Utara telah menguji beberapa desain rudal baru tahun ini, termasuk rudal balistik baru yang diluncurkan kapal selam yang ditembakkan dari sebuah platform di laut pada 2 Oktober. Pyongyang mengatakan bahwa rudal-rudal itu diperlukan untuk bertahan melawan pesawat tempur dan senjata baru yang diperoleh Korea Selatan, termasuk jet tempur siluman F-35.

Korea Utara juga menuduh Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan melanjutkan kebijakan bermusuhan, termasuk latihan militer bersama. Pejabat AS menganggap uji coba Korea Utara baru-baru ini bukan hal serius, mengatakan uji coba itu menembakkan rudal jarak pendek.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini