nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curi HP Siswa SMA, Pelaku Pamerkan Alat Vital ke Ibu Korban

Jum'at 01 November 2019 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 01 510 2124472 curi-hp-siswa-sma-pelaku-pamerkan-alat-vital-ke-ibu-korban-vTdTSycdpF.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

KARANGANYAR - Siswa SMAN 1 Karanganyar berinisial KA (16), diteror pencuri ponselnya. Teror tersebut sangat memalukan, yakni pelaku memamerkan alat vitalnya ke teman-teman dan keluarga korban melalui nomor yang tersimpan.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Dwi Haryadi mengatakan, korban melapor ke polisi didampingi pihak sekolah dan keluarganya. Saat ini, polisi sedang mengejar pelaku teror, sekaligus memburu pencuri ponsel tersebut. Diduga, pelaku teror dan pencuri adalah orang yang sama.

"Baru kita lakukan penyelidikan secara optimal," kata Dwi kepada wartawan seperti dilansir KRJogja.com, Senin (1/11/2019).

 Baca juga: Jebol Pintu Rumah, Aksi Pencuri Motor Kian Meresahkan Warga Tangsel

Diketahui, KA kehilangan ponselnya saat ia ke warung fotokopi, pada Senin 28 Oktober 2019. Ponselnya ditaruh di dasboard sepeda motor. Betapa kaget dirinya mengetahui ponsel hilang usai dari warung tersebut.

Ia lalu kembali ke sekolah. KA bertambah kaget didatangi ibundanya ke sekolah. Ibundanya bilang, ia dihubungi panggilan video ponsel anaknya, namun orang di ujung telepon memamerkan alat kelamin pria.

Tak hanya ibundanya, pelaku meneror dengan cara sama ke teman-teman korban. Pelaku mengancam bakal terus melakukan tindakan tak senonoh menggunakan nomor telepon korban ke semua yang KA kenal. Mereka juga diminta mengikuti kemauan pelaku, yakni menunjukkan alat vitalnya ke kamera panggilan video. Obrolan itu dilakukan pelaku menggunakan ponsel korban melalui pesan whatsapp.

 Baca juga: 10 Kali Beraksi, 2 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Depok Ditembak Polisi

Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, salah seorang guru SMAN 1 Karanganyar, Sugiarto membenarkannya. Dikatakan, KA tetap masuk sekolah.

"Untungnya enggak ada yang mau menanggapi (permintaan pelaku). Tadi, polisi meminta keterangan ke sekolah," katanya. Ia juga merasa heran ponsel milik korban yang telah dikunci, bisa dibobol pelaku.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini