nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sang Adik Meninggal, Pakubuwono XIII Muncul Perdana ke Publik

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 13:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 01 512 2124536 sang-adik-meninggal-pakubuwono-xiii-muncul-perdana-ke-publik-5CEJiS0rFT.jpg Muncul Perdana ke Publik, Pakubuwono (PB) XIII Tampak Sedih dengan Meninggalnya sang Adik GKR Galuh Kencana, di Sasana Mulyo, Keraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2019). (foto: Okezone/Bramantyo)

SOLO - Banyak tokoh yang hadir untuk melayat GKR Galuh Kencana yang meninggal dunia pada Kamis 31 Oktober 2019. Mulai dari Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo hingga putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Ada yang membuat sedikit berbeda dalam peristiwa tersebut. Adalah kemunculan Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII untuk memberikan penghormatan terakhir bagi mendiang GKR Galuh Kencana.

Sang Adik Meninggal, Pakubuwono XIII Muncul Perdana ke Publik (foto: Okezone/Bramantyo)	 

Dengan menggunakan kursi roda dan didampingi istri dan kerabat yang lain, PB XIII hadir ke Sasana Mulyo Keraton Kasunanan Surakarta yang letaknya di depan kediaman di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta.

Baca Juga: Putri PB XII GKR Galuh Kencana Meninggal, Gibran Melayat ke Rumah Duka 

Sinuhun Hangabehi hanya terdiam, tidak mengucapkan sepatah katapun. Namun raut kesedihan membayangi wajahnya, yang terlihat sembab dipenuhi air mata kesedihan. Bagaimanapun juga GKR Galuh Kencana adalah adik kandung PB XIII.

Sementara itu Wakil Wali Kota Solo dalam sambutannya menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya GKR Galuh Kencana.

"Atas nama Pemkot Surakarta, dan seluruh masyarakat kota Solo, saya haturkan belasungkawa yang sedalam dalamnya. Mudah-mudahan Almarhumah diterima di sisi-Nya, diampuni dosa-dosanya," ucap Achmad Purnomo, Jumat (1/11/2019).

Setelah itu, upacara pelepasan jenazah dimulai di bawah panduan dari KGPH (Kanjeng Gusti Pangeran Haryo) Puger. Terlihat sejumlah kerabat menggotong peti jenazah berwarna putih keluar dari ruangan dalam Sasana Mulya dengan iringan gending Jawa.

Sang Adik Meninggal, Pakubuwono XIII Muncul Perdana ke Publik (foto: Okezone/Bramantyo)	 

Selanjutnya pihak keluarga melaksanakan upacara 'Brobosan', yaitu seluruh keluarga secara bergantian melewati bawah peti jenasah yang dilakukan sebanyak tiga kali.

Kemudian, peti dimasukkan ke mobil jenazah dan dibawa ke pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta untuk dimakamkan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini