nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Aceh Diminta Waspadai Cuaca Ekstrim hingga Bencana

Windy Phagta, Jurnalis · Sabtu 02 November 2019 13:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 02 340 2124903 masyarakat-aceh-diminta-waspadai-cuaca-ekstrim-hingga-bencana-4A6lfqOILx.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem, kemungkinan melanda Aceh selama November 2019. Curah hujan bakal tinggi, berpotensi banjir dan longsor.

Menindak lanjuti hal tersebut, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah di provinsi, Kab/kota, dan seluruh masyarakat, terutama para petani, di Aceh senantiasa siaga untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ektrem.

Nova, menuturkan Badan Penangulangan Bencana Aceh (BPBA) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian, dan para penyuluhnya di provinsi maupun di kabupaten/kota harus menyikapi serius peringatan BMKG tersebut untuk mengurangi risiko bencana terhadap petani maupun masyarakat pada umumnya.

“Peringatan BMKG harus kita sikapi serius dan semua pihak harus siaga untuk mengurangi resikonya terhadap masyarakat,” kata Nova kepada wartawan, Sabtu (2/11/2019).

 Baca juga: BMKG: Waspadai Puting Beliung hingga Hujan Es di Musim Pancaroba!

Seluruh warga juga diminta siaga menghadapi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, terutama di daerah-daerah yang rawan berpotensi banjir dan tanah longsor.

Cuaca ekstrem dapat mengakibatkan curah hujan tinggi, dengan tingkat waspada, siaga dan awas, kata Nova. Daerah-daerah yang mengalami dampak cuaca ekstrem itu berpotensi banjir dan tanah longsor, katanya mengingatkan.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca eksrem tersebut berdasarkan monitoring, analisis dan prakiraan curah hujan bulan November 2019 dengan peluang curah hujan >300 mm.

 Baca juga: Waspada! Suhu Panas Selimuti Jawa Tengah Hari Ini

Potensi “waspada” terjadi di Kab/Kota Aceh Besar bagian Selatan, Pidie bagian Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara bagian Barat, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara bagian Timur, Aceh Timur bagian Selatan, Aceh Tamiang bagian Selatan, Aceh Jaya bagian barat, Aceh Barat bagian selatan, Nagan Raya bagian Selatan, Aceh Selatan bagian Selatan, Subulussalam bagian Barat, Aceh Singkil bagian Barat dan Simeulue.

Curah hujan dengan potensi “siaga” pada bulan November 2019 dengan peluang curah hujan >400 mm terjadi di Kab/Kota Aceh Jaya bagian Timur, Pidie bagian Selatan, Aceh Barat (Kec. Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla, Bubon, Kaway XVI), Nagan Raya (Kec. Seunagan, Suka Makmue, Tadu Raya, Darul Makmur), Aceh Barat Daya (Kec. Babahrot bagian Barat), Gayo Lues bagian Utara dan Timur, Aceh Tenggara bagian Utara, Aceh Selatan (Kec. Kluet utara, Kluet Timur bagian Selatan, Kota Bahagia), Subulussalam bagian Timur, dan Aceh Singkil bagian Timur.

Sementara peluang curah hujan >500 mm, terdapat indikasi akan terjadinya curah hujan tinggi pada bulan November 2019 dengan potensi “awas” terjadi di Kab. Aceh Barat (Kec. Pante Ceureumen, Sungai Mas, Panton Reu), Kab. Nagan Raya (Kec. Beutong Ateuh Benggalang, Beutong bagian Tengah, Darul Makmur bagian Utara, Seunagan Timur bagian Utara), Kab.Aceh Barat Daya (Kec.Babahrot bagian Timur, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Setia, Blang Pidie, Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil).

Potensi Awas juga meliputi Kab. Aceh Selatan (Kec. Labuhan Haji Barat, Labuhan Haji Timur, Labuhan Haji, Meukek, Sawang, Kluet Tengah, Sama Dua, Tapaktuan, Pasie Raja bagian Utara, Kluet Timur bagian Utara), Kab. Aceh Tenggara (Kec. Lawe Alas bagian Barat, Darul Hasanah bagian Barat) dan Kab. Gayo Lues (Kec. Putri Betung bagian Barat, Blang Pegayon bagian Selatan, Kuta Panjang bagian Selatan, Blang Jerango bagian Selatan, Terangun bagian Selatan).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini