Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kabareskrim Baru Harus Tuntaskan Kasus Novel agar Polri Tak Tersandera

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 08 November 2019 |07:01 WIB
Kabareskrim Baru Harus Tuntaskan Kasus Novel agar Polri Tak Tersandera
Bareskrim Polri (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri yang baru diminta segera mengungkap kasus dugaan penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, pengungkapan perkara tersebut harus segera dipecahkan. Tujuannya, agar Polri tak tersandera dengan kasus tersebut di mata masyarakat. 

"Tugas Kabareskrim yang baru harus bisa menuntaskan kasus Novel Baswedan, sehingga Polri maupun Kapolri yang baru tidak terus menerus tersandera kasus penyiraman air keras itu," kata Neta kepada Okezone, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga: Kontras: Calon Kabareskrim Harus Lebih Profesional 

Novel Baswedan

Posisi Kabareskrim saat ini kosong setelah ditinggalkan oleh Jenderal Idham Azis yang resmi naik jabatan sebagai Kepala Kepolisian Indonesia atau Kapolri.

"IPW berharap figur senior yang menjadi Kabareskrim bisa menyelesaikan dan menuntaskan perkara yang ditinggalkan Idham Azis," ujar Neta.

Selain itu, IPW juga mengimbau agar Kapolri bisa menunjuk Kabareskrim dengan tepat. Mengingat, jabatan jenderal bintang tiga itu salah satu unsur penting dalam menjalankan tugas Kapolri.

"Dengan demikian Kabareskrim bisa membantu tugas tugas Kapolri yang baru dalam menjaga stabilitas keamanan maupun dalam melakukan penegakan hukum," tutur Neta.

Baca Juga: DPR: Calon Kabareskrim Harus Senior dan Punya Pengalaman 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement