nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Bongkar Cerita Palsu Tersangka Pembunuhan Pria Dicor di Musala

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 04:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 08 519 2127171 polisi-bongkar-cerita-palsu-tersangka-pembunuhan-pria-dicor-di-musala-1H4H8LXtD4.jpg Polisi gelar perkara kasus pembunuhan pria yang jasadnya di cor di musala (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

JEMBER – Bahar, seorang tersangka yang tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Jember, Jawa Timur sempat mengutarakan bahwa yang membunuh ayahnya yang bernama Surono adalah suami siri dari ibunya.

Ternyata pernyataan Bahar ini merupakan karangan ceritanya lantaran khawatir apa yang terjadi pada Surono diceritakan ibunya bernama Busani kepada suami sirinya.

“Anak korban ini mengarang cerita dan bilang ke kepala dusun kalau dia mendapat kabar dari ibunya bahwa ayahnya meninggal dibunuh suami siri ibunya. Ini bentuk kekhawatiran dia kalau ibunya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada korban,” ujar Kapolres Jember Alfian Nurrizal, pada Kamis (7/11/2019).

Baca Juga: Motif Ibu dan Anak Kompak Bunuh Surono, dari Asmara hingga Warisan 

Sesuai penuturan pelaku, Alfian pun menjelaskan bahwa jasad sang ayah sesuai penuturan Busani, istri korban dikuburkan di bawah lantai musala rumah Surono.

“Cerita ini yang kemudian disampaikan ke kepala dusun dan diteruskan kepada Polsek Ledokombo dan langsung kami tindaklanjuti,” imbuhnya.

Mayat dicor di musala  

Namun, kamuflase Bahar akhirnya terbongkar, berdasaarkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara serta pemeriksaan sejumlah saksi, pembunuh Surono sebenarnya adalah anak kandungnya sendiri bernama Bahar dibantu oleh istrinya Busani.

“Serangkaian proses penyelidikan yang kami lakukan, terungkap kematian korban ini ternyata dibunuh oleh anak dan istirnya sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jasad pria ditemukan tewas dikubur dan dicor di musala atau tempat salat di rumah milik Surono. Dengan terbungkus sarung, jasad ini sudah ditemukan tak utuh karena tinggal tulang belulang terkubur 7 bulan lamanya.

Jasad ini sendiri terungkap saat pengakuan awal anak korban Bahar yang mengaku ayahnya dibunuh oleh seorang pria yang merupakan selingkuhan ibu sekaligus istri korban bernama Busani.

Pengakuan Bahar kepada kepala dusun setempat kemudian diteruskan ke Polsek Ledokombo dan dilakukan penggalian ke tempat yang dimaksud Bahar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini