nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

800 Kios di Pasar Tulungagung Terbakar, Khofifah Siapkan Penampungan Sementara

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 13:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 09 519 2127739 800-kios-di-pasar-tulungagung-terbakar-khofifah-siapkan-penampungan-sementara-TKTj5roROc.jpg Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meninjau lokasi kebakaran Pasar Ngunut, Tulungagung, Sabtu (9/11/2019) dini hari. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

TULUNGAGUNG – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, meninjau Pasar Ngunut, Tulungagung, usai kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di pasar tersebut.

Khofifah didampingi Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, dan Dandim Tulungagung tiba di lokasi kejadian pada Sabtu (9/11/2019) dini hari, sekira pukul 01.30 WIB.

Khofifah mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa ratusan pedagang tersebut.

"Pasar penampungan sementara telah disiapkan Pak Bupati dan perencanaan pembangunan kembali dilakukan," ujar Khofifah saat mengunjungi Pasar Ngunut.

Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau kebakaran Pasar Ngunut, Tulungagung, Sabtu (9/11/2019) dini hari. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

Mantan Mensos tersebut meminta seluruh pedagang bersabar menunggu proses perbaikan yang akan dilakukan Pemkab Tulungagung dan Pemprov Jawa Timur.

"Insya Allah Pemprov (Jatim-red) akan support proses pembangunannya. Semoga akhir 2020 sudah selesai. Jadi mohon bersabar semuanya. Ke depan semua pihak tetap harus super waspada terhadap hal yang dapat menimbulkan kebakaran meluas seperti ini," ujarnya.

Pasar Ngunut, Tulungagung, terbakar. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)


Baca Juga : 800 Kios di Pasar Tulungagung Ludes Terbakar

Sebelumnya, 800 kios Pasar Ngunut Tulungagung terbakar sejak Jumat sore 8 November 2019. Api pertama kali dilaporkan berkobar sekira pukul 18.30 WIB. Api baru benar-benar bisa dipadamkan pada Sabtu (9/11/2019) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Api cepat membesar lantaran banyaknya bahan yang mudah terbakar dan kencangnya angin yang bertiup. Namun, dalam kejadian ini tak ada korban jiwa maupun luka-luka.


Baca Juga : Damkar Tulungagung Akui Kewalahan Padamkan Api di Pasar Ngunut

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini