Menurut catatan BMKG, gempa tersebut terjadi hanya 50 kilometer dari kejadian gempa dengan kekuatan yang sama dan mekanisme sama pada 2014.
BPBD Halmahera Barat melaporkan gempa tadi dirasakan sangat kuat sehingga membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Selain itu, BPBD Kota Ternate dan Kota Bitung juga melaporkan hal yang sama, warga merasakan gempa yang kuat sehingga mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Yang unik fenomena gempa besar ini terjadi pada tanggal yang sama yaitu 15 November. Gempa jelang dini hari tadi merupakan gempa dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Gempa tersebut terjadi pada salah satu segmen dengan frekuensi gempa moderate (M 7 - M 7,5) sangat tinggi di Indonesia.
(Salman Mardira)