nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sydney Diselimuti Kabut, PM Australia Scott Morrison Bantah Dampak Perubahan Iklim

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 13:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 21 18 2132674 sydney-diselimuti-kabut-pm-australia-scott-morrison-bantah-dampak-perubahan-iklim-aXXgRBfYrm.jpg Kota Sydney diselimuti dampak kebakaran hutan Australia. (Foto/AFP)

CANBERRA - Perdana Menteri Australia Scott Morrison membantah bahwa kebijakan iklimnya telah menyebabkan kebakaran hutan di negara itu

Kebakaran hutan terus menyebar menghanguskan lahan di pedesaan bahkan kabut asap menyelimuti Sydney pada Kamis 20 November 2019.

Meski anak-anak sekolah di Sydney dipaksa bermain di dalam ruangan, Morrison menolak seruan untuk bertindak.

Foto/Reuters

Morrsion mengatakan Australia berupaya dengan caranya sendiri sebagai bagian dari respons terhadap perubahan iklim. “Dan berusaha membingkai masalah ini sebagai masalah global.”

Baca juga: Momen Mengharukan Koala yang Terbakar Diberi Minum Seorang Pria

Baca juga: Helikopter Jatuh saat Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Kekeringan, cuaca kering dan berangin telah memicu kebakaran yang belum pernah terjadi sebelumnya di Autralia. Para ilmuwan percaya faktor-faktor itu diperburuk oleh kenaikan suhu global.

Pada Kamis kebakaran hutan memaksa penduduk di Victoria untuk meninggalkan daerah berisiko tinggi dan pejabat di New South Wales melaporkan lebih dari 600 rumah telah terbakar dalam beberapa pekan terakhir.

Morrison menghadapi seruan untuk memangkas emisi gas rumah kaca dan transisi cepat ke energi terbarukan.

Australia telah berkomitmen untuk target iklim yang disepakati secara global untuk membantu membatasi pemanasan, tetapi emisinya terus meningkat dan target hanya dipenuhi dengan penggunaan beberapa penghitungan karbon kreatif - menggunakan kredit yang diperoleh dalam beberapa dekade terakhir.

Kebakaran dahsyat di sepanjang pantai timur negara itu telah merenggut enam nyawa sejak pertengahan Oktober.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini