"Pelaku datang dalam kondisi mabuk, karena tak sopan lalu ditegur. Kemudian merasa tak terima, lalu terjadu cekcok mulut antara korban dan pelaku," ungkap Kompol Afroni Sugiarto, Kapolsek Pondok Aren, kepada Okezone, Sabtu (23/11/2019).
Dalam cekcok mulut, sempat terlontar ancaman dari Supri bahwa dia berasal dari Ormas PP yang menguasai wilayah itu. Korban tak surut nyali, dia pun balik menantang serta berujar jika dia anggota Ormas PP dari wilayah lain.
"Baik pelaku dan korban ini mengaku sesama anggota Ormas yang sama, namun beda wilayah," jelas Afroni.
Karena ciut hanya seorang diri, pelaku pergi dan meninggalkan lokasi. Beberapa saat kemudian, dia kembali mendatangi warung jamu ditemani sekira 7 orang yang mengaku berasal dari Ormas PP. Tanpa basa-basi, Supri langsung melepas bogem mentah ke wajah korban.
"Terjadilah saling pukul antara pelaku dan korban. Lalu seorang pelaku lainnya, ikut mengeroyok korban dengan menggunakan batu," imbuhnya.