nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Perang Dunia II Inggris Ditemukan di Turin, Ribuan Warga Terpaksa Dievakuasi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 10:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 02 18 2136814 bom-perang-dunia-ii-inggris-ditemukan-di-turin-ribuan-warga-terpaksa-dievakuasi-FHhbHTffeT.jpg Foto: Reuters.

TURIN - Penemuan sebuah bom Perang Dunia II Inggris seberat lebih dari 220 kilogram memicu evakuasi ribuan orang dari pusat kota bersejarah Turin, Italia, sementara puluhan ribu lainnya diperintahkan untuk tidak keluar dari rumah mereka.

Semua penduduk yang tinggal di 'zona merah' di sekitar Jalan Nizza, Turin tempat bom ditemukan diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka dan mengevakuasi daerah tersebut antara pukul 07.00 dan 16.00 waktu setempat. Sebanyak 50.000 orang lainnya diminta untuk meninggalkan rumah mereka terlebih dahulu atau tinggal di dalam selama periode sementara bom dijinakkan.

BACA JUGA: Sedikitnya 10 Bom Masa Perang Dunia II Diklaim Terkubur di Puing Pompeii

Wilayah udara di atas Turin dan stasiun kereta Porta Nuova di dekatnya juga ditutup selama operasi penjinakan bom.

Diwartakan RT, Senin (2/12/2019), bom yang menyebabkan keributan itu adalah amunisi Inggris seberat yang dijatuhkan di kota itu sekira 70 tahun yang lalu. Menurut pihak berwenang, bom seberat 500 pound (sekira 226 kilogram) itu berisi 65kg TNT.

BACA JUGA: Bom Perang Dunia Seberat 50 Kg Dijinakkan, Warga Singapura Dievakuasi

Menurut Elvio Pascale, seorang perwira militer yang mengoordinasikan operasi itu, bagian yang paling sulit dijinakkan bisa memakan waktu hingga tujuh jam. Wali Kota Turin Chiara Appendino juga hadir di lokasi selama operasi tersebut.

Menurut beberapa laporan media lokal, tentara dikerahkan untuk berpatroli di daerah yang dievakuasi untuk mencegah pencurian dan penjarahan. Akhirnya, bom dijinakkan lebih cepat dari yang diharapkan dan penduduk setempat diizinkan untuk kembali ke rumah mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini