MADRID - Tim penjinak bom di Madrid dengan aman menghancurkan sebuah granat yang menurut polisi dilemparkan melewati tembok pusat migran untuk anak-anak. Granat ditemukan pada Rabu pagi di teras pusat migran yang terletak di daerah Hortaleza di Madrid.
Polisi mengatakan itu adalah granat latihan yang hanya berisi sejumlah kecil bahan peledak.
Pusat Migran itu dievakuasi sementara para ahli melakukan ledakan terkendali. Tidak ada korban dalam insiden itu. Lusinan anak di bawah umur tanpa pendamping, banyak dari mereka adalah imigran, dilaporkan ditempatkan di perumahan pusat migran itu.
Pihak berwenang Spanyol sedang menyelidiki insiden itu tetapi polisi belum mengidentifikasi tersangka atau menetapkan motifnya.
Insiden yang diduga sebagai sebuah Serangan itu dikutuk secara luas oleh para politisi Spanyol dan aktivis hak asasi manusia. Banyak yang menghubungkan kejadian itu dengan retorika anti-imigran yang beredar.
"Inilah yang dibawa oleh ujaran kebencian," kata juru bicara Partai Sosialis yang berkuasa, Adriana Lastra da dalam sebuah tweet berbahasa Spanyol, sebagaimana dilansir BBC, Kamis (5/12/2019). "Itu (ujaran kebencian) perlu dilawan secara daring, di jalan-jalan dan di institusi kita."
Pusat migran itu telah berulangkali mengalami serangan, terutama pada Oktober, ketika sekitar tiga puluh pemuda mencoba untuk menyerbu masuk.