Dalam beberapa bulan terakhir, pusat migran itu telah menjadi fokus perdebatan nasional tentang imigrasi, yang sejauh mana isu itu telah menyebabkan masalah sosial di Spanyol.
Menjelang pemilihan umum Spanyol baru-baru ini pada November, politisi dan kelompok sayap kanan mengkritik pusat tersebut, menghubungkan para migran muda dengan meningkatnya kejahatan.
Surat kabar El Pais melaporkan bahwa granat itu diyakini merupakan senjata kelas militer.
Seorang karyawan di pusat itu mengatakan kepada surat kabar itu bahwa "xenophobia" terhadap migran mungkin berperan dalam insiden tersebut.
"Ini adalah batas absolut, kita tidak bisa terus bekerja seperti ini," kata karyawan itu.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.