nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandal Jadi Petunjuk Ditemukannya Jasad Mahasiswi dengan Kaki Terikat di Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 05:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 09 340 2139499 sandal-jadi-petunjuk-ditemukannya-jasad-mahasiswi-dengan-kaki-terikat-di-bengkulu-KPeL1NjQeG.jpg Aguswandi, Orangtua Wina Mardiani (Mengenakan Baju Putih Peci Hitam) saat Berada di RS Bhayangkara Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri)

BENGKULU - Setelah dinyatakan hilang keluarga dan rekan-rekan Wina Mardiani (20), mahasiswi fakultas ekonomi dan bisnis, Universitas Bengkulu (Unib), berusaha mencari keberadaan anak pertama dari pasangan Aguswandi dan Ani tersebut. Upaya pencarian pun juga menggunakan ''orang pintar''.

Namun, usaha pencarian selama empat hari itu belum membuahkan hasil. Keberadaan Wina mulai tercium ketika sebuah sandal Wina ditemukan tak jauh dari kostnya. Persisnya di belakang kostnya atau dekat penemuan jenazah korban.

Baca Juga: Usai Video Siswi SMA Asik Joget, Kini Viral Pelajar Putri Pesta Miras di Demak 

Wina Mardiani (20), Mahasiswi Universitas Bengkulu yang Ditemukan Tidak Bernyawa (foto: Dokumentasi Keluarga)	Wina Mardiani (20), Mahasiswi Universitas Bengkulu yang Ditemukan Tidak Bernyawa (foto: Dokumentasi Keluarga)

Pencarian Wina pun sempat ditanyakan keluarga kepada pejaga kost. Namun, mereka tidak mengetahui keberadaan Wina.

Aguswandi tidak ada menaruh curiga sama sekali dengan penjaga kost atau orang lain. Dia hanya ingin anaknya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Aguswandi pun sempat menggunakan ''orang pintar'' untuk melihat keberadaan anaknya tersebut.

"Sempat saya tanya. Namun, dia (penjaga kost) tidak tahu Wina pergi ke mana," kata ayah korban, Aguswandi kepada Okezone, Minggu (8/12/2019).

Kepala Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko ini menerangkan, setelah pencarian selama lima hari, tepatnya pada Minggu 5 Desember 2019, sore. Mulai ada titik terang. Di mana satu buah sandal ditemukan di dekat rawa belakang kost Wina.

Untuk memastikan sandal satu buah itu, salah satu anggota keluarga korban menanyakan kepada rekan Wina. Jika sandal itu milik Wina yang baru saja dibeli sepulang dari Jakarta.

Pencarian pun terfokus di lokasi belakang kost Wina yang berjarak sekira 100 meter. Menjelang Adzan Magrib, atau sekira pukul 17.06 WIB, ditemukan bekas galian yang mencurigakan.

Di mana di bagian atas galian itu terdapat tanaman keladi yang diduga baru ditanam. Lantaran penasaran dengan tanaman itu upaya penggalian pun dilakukan oleh anggota keluarga Wina.

Orangtua Korban Aguswandi (mengenakan baju putih peci hitam) saat Berada di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri)	Orangtua Korban Aguswandi (mengenakan baju putih peci hitam) saat Berada di RS Bhayangkara Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri) 

Alhasil, sekira pukul 18.06 WIB, Wina berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Dengan posisi tertelungkup, tanpa busana dan bagian kepala tertutup dengan karung hingga bahu. Dengan tangan dan kaki terikat.

Baca Juga: Lagi, Puluhan Anak Ular Kobra Teror Warga Bogor 

Di atas tubuh Wina, terdapat empat buah batu koral berukuran besar, satu buah kelapa bangking, serta bekas pecahan batu bata yang masih utuh berukuran cukup lebar. Di sekujur tubuh Wina pun dilumuri minyak.

"Saya tidak melihat langsung, saat ditemukan. Saat ditemukan anak saya tertelungkup, tangan dan kaki terikat. Ini benar-benar sadis," ucap bapak dari tiga orang anak ini.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini