nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Firasat Keluarga Sebelum Wina Ditemukan Terkubur dengan Tangan dan Kaki Terikat

Demon Fajri, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 07:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 09 340 2139514 firasat-keluarga-sebelum-wina-ditemukan-terkubur-dengan-tangan-dan-kaki-terikat-NWRwQ7xYPc.jpg Wina Mardiani, Mahasiswi Universitas Bengkulu yang Ditemukan Terkubur dengan Tangan dan Kaki Terikat di Dekat Kosannya (foto: Dokumentasi Pribadi)

BENGKULU - Wina Mardiani (20) mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu (Unib), ditemukan meninggal dunia, Minggu (8/12/2019), sekira pukul 17.06 WIB.

Perempuan kelahiran, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, 23 Maret 1999, itu ditemukan tidak bernyawa tak jauh dari tempat kost-nya atau sekira 100 meter. Tepatnya, di areal rawa perkebunan sawit bekas areal persawahan.

Baca Juga: Misteri Hilangnya Mahasiswi di Bengkulu hingga Ditemukan Terkubur dengan Kaki Terikat 

Sepekan sebelum meninggal dunia, ibu Wina, Ani, memiliki firasat buruk. Dia ingin ketemu sama anak pertama-nya. Namun hal itu tidak kesampaian. Lantaran, Ibu Wina sedang dalam keadaan sakit. Sementara Wina tengah menempuh semesteran.

Sehingga Ani belum bisa menemui Wina. Sementara, Adik Wina, Ayu memili firasat, jika kakaknya akan pulang minggu ini. Hal itu, Ayu sampaikan pekan lalu. Sebelum Wina ditemukan meninggal dunia.

Wina Mardiani (20), Mahasiswi Universitas Bengkulu yang Ditemukan Tidak Bernyawa (foto: Dokumentasi Keluarga)	Wina Mardiani (20), Mahasiswi Universitas Bengkulu yang Ditemukan Tidak Bernyawa (foto: Dokumentasi Keluarga) 

Aguswandi sama sekali tidak ada menaruh curiga jika anak pertamanya akan meninggal dunia. Dia berkeyakinan jika Wina masih dalam keadaan hidup dan belum pulang ke kos.

''Kalau saya, tidak ada firasat. Tapi, istri ingin ketemu sama Wina. Terus Ayu bilang kalau Wina akan pulang Minggu ini,'' kata ayah Wina, Aguswandi, kepada Okezone, Minggu 8 Desember 2019.

Diketahui Wina ditemukan tak bernyawa di bekalang kos-nya, di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Minggu 8 Desember 2019, sekira pukul 17.01 WIB.

Saat ditemukan anak pasangan suami istri (Pasutri) Aguswandi dan Ani ini dalam keadaan terkubur, dengan kedalamaan sekira 1,5 meter atau setara dengan dada orang dewasa.

Selain itu, di tubuh Wina mulai mengeluarkan bau menyengat. Hal tersebut ditandai dengan saat ditemukan lalat mulai mengerumuni galian tempat Wina terkubur.

Saat ditemukan posisi tubuh korban dalam keadaan tertelungkup, di dalam galian dengan lebar sekira 60 cm dan panjang sekira 1,5 meter. Saat ditemukan di bagian atas galian terdapat sebatang tanaman keladi yang diduga baru di tanam.

Tidak hanya itu, saat ditemukan kepala korban tertutup dengan karung hingga bahu, dengan posisi tangan dan kaki dalam keadaan terikat tanpa mengenakan busana. Selain itu, disekujur tubuh korban diduga juga dilumuri minyak.

Baca Juga: Sandal Jadi Petunjuk Ditemukannya Jasad Mahasiswi dengan Kaki Terikat di Bengkulu 

Diduga untuk menghilangkan jejak, galian sedalam dada orang dewasa itu diberi tanaman keladi. Di dalam galain itu terdapat bekas pecahan bangunan berupa batu bata, empat buah batu koral berukuran besar serta kelapa tua.

Orangtua Korban Aguswandi (mengenakan baju putih peci hitam) saat Berada di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri)	Orangtua Wina, Aguswandi (mengenakan baju putih peci hitam) saat Berada di RS Bhayangkara Bengkulu (foto: Okezone/Demon Fajri) 

Tak jauh dari lokasi penemuan jenazah atau sekira 20 meter, ditemukan cangkul, skop dan satu buah ember serta satu sendal korban yang diketahui baru di beli. Saat ini jenazah korban di bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

''Saat saya lihat di rumah sakit Bhayangkara tadi (Minggu 8 Desember 2019, malam). Posisinya masih tertelungkup, rambutnya sudah rontok. Saya melihat dari samping, bagian hidungnya jika itu benar Wina,'' terang Aguswandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini