Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Pembunuhan Mahasiswi di Bengkulu, Istri Penjaga Kosan Diamankan

Demon Fajri, Okezone · Senin 09 Desember 2019 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 340 2139691 polisi-periksa-18-saksi-terkait-pembunuhan-mahasiswi-di-bengkulu-istri-penjaga-kosan-diamankan-6oz8GOV1XZ.jpg Suasana di RS Bhayangkara Bengkulu (Okezone.com/Demon)

BENGKULU – Penyidik Polres Kota Bengkulu memeriksa 18 saksi terkait kasus pembunuhan mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu (Unib), Wina Mardiani (20). Mereka terdiri dari keluarga, taman, tetangga, hingga pemilik kosan korban.

Polisi ikut mengamankan istri penjaga kosan berinisial MO (24) pada dini hari. Polisi juga akan mengautopsi jenazah Wina Mardiani di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, untuk memudahkan mengungkap kasus kematiannya.

Kasat Reskrim Polres Kota Bengkulu AKP Indramawan Kusuma mengatakan, penyidik masih mencari pelaku pembunuhan Wina yang masih aktif kuliah di semester V.

‘’Motifnya pembunuhan. Kami belum mengantongi (identitas) terduga pelaku,’’ kata Indramawan di Mapolresta Bengkulu, Senin (9/12/2019).Wina Mardiani

Wina Mardiani (Foto Keluarga)

Jenazah Wina Mardiani ditemukan terkubur di areal perkebunan sawit di bekalang kosannya di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Minggu 7 Desember 2019 sore, setelah dilaporkan hilang.

Baca juga: Misteri Hilangnya Mahasiswi di Bengkulu hingga Ditemukan Terkubur Tanpa Busana

Saat ditemukan, jasad korban dalam posisi tanpa busana dengan kaki dan tangan terikat.

Dari lokasi temuan jasad korban, polisi menyita cangkul, skop, ember, serta barang bukti lainnya.

Baca juga: Firasat Keluarga Sebelum Wina Ditemukan Terkubur dengan Kaki-Tangan Terikat

Indramawan mengatakan, jenazah Wina akan diautopsi hari ini oleh tim medis dari Mabes Polri, sekaligus untuk mengetahui di titik mana saja korban mengalami tindak kekerasan atau adakah tindak pemerkosaan.

‘’Jenazah akan diautopsi. Itu untuk mengetahui hasil secara signifikan,’’ ujar Indramawan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini