nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Pembunuhan Sadis Siswa SD di Katingan dengan Cara Dipenggal

Selasa 10 Desember 2019 10:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 10 340 2140075 kronologi-pembunuhan-sadis-siswa-sd-di-katingan-dengan-cara-dipenggal-TLPI9lU3hV.jpg Pelaku pembunuhan sadis siswa SD di Katingan. (Foto: Ade Sata/iNews.id)

PALANGKARAYA – Polisi mengungkap kasus penemuan jasad siswa sekolah dasar (SD) tanpa kepala di Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Katingan, Kalimantan Tengah. Sebelum dibunuh dengan cara dipenggal, korban lebih dahulu disodomi pelaku.

Hasil penyidikan, identitas pelaku kejahatan keji ini berinsial A (35), warga yang masih satu kampung dengan korban dan telah berkeluarga serta memiliki tiga anak.

Baca juga: Sadis! Siswa SD di Katingan Kalteng Dibunuh dengan Cara Dipenggal 

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mengatakan pelaku telah mengakui semua perbuatannya. Dia juga sudah ditetapkan tersangka atas kasus pembunuhan sadis ini.

"Sudah. Untuk pelakunya telah kami tetapkan sebagai tersangka," ujarnya, Selasa (10/12/2019), seperti dikutip dari iNews.id.

Hendra menjelaskan, kronologi pembunuhan ini bermula saat korban bertemu pelaku di daerah perkebunan dekat kolam kawasan pertambangan tanpa izin (PETI) pada Selasa 3 Desember 2019 sore.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis Siswa SD di Katingan 

Ketika kondisi sepi muncul niat jahat pelaku dan langsung memukul tengkuk leher siswa SD tersebut hingga pingsan.

"Saat korban pingsan, pelaku melakukan pelecehan seksual tadi (sodomi). Setelah puas, dia buang tubuh korban ke PETI. Lebih sadisnya, pelaku menghilangkan bagian tubuh korban (kepala)," papar Hendra.

Kemudian hasil pengembangan berdasarkan informasi masyarakat, ini bukan pertama kali kejahatan yang dilakukan tersangka. Sebelumnya tersangka diduga pernah terlibat kasus serupa.

"Informasi yang kami terima seperti itu, namun masih akan didalami juga dengan ahlinya," katanya.

Baca juga: Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Pembunuhan Mahasiswi di Bengkulu, Istri Penjaga Kosan Diamankan 

Selain penetapan tersangka, polisi juga telah menemukan barang bukti bagian tubuh korban yang hilang. Pelaku mengubur kepala korban dan pisau yang digunakan untuk menggorok di daerah bangunan sarang burung walet.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Baca juga: 22 Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Kematian Hakim Jamaluddin 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini