nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Tahanan Kabur Polresta Malang Kota Dinyatakan DPO

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 16:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 13 519 2141599 satu-tahanan-kabur-polresta-malang-kota-dinyatakan-dpo-aDgP4VNAFy.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

KOTA MALANG - Lima hari pasca-kaburnya empat orang tahanan Polresta Malang Kota, polisi masih memburu seorang tahanan lagi bernama Bayu Prasetio.

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata menjelaskan masih berusaha melacak jejak Bayu Prasetio yang diketahui terakhir kali bersama Shokib Yulianto di Kota Kediri.

"Tim masih terus bergerak mencari. Mohon doa restunya," ujar Leo - panggilan akrabnya, saat ditemui okezone di Mapolresta Malang Kota, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga: Tahanan Polresta Malang Kota yang Kabur Diminta Menyerahkan Diri 

Leo juga mengatakan, telah berkordinasi dengan jajaran Polres se - Jawa Timur untuk memburu Bayu yang merupakan tahanan terkait narkoba.

"Kita sudah koordinasi dan komunikasikan dengan jajaran Polres lainnya di Jawa Timur. Kita nyatakan DPO (Daftar Pencarian Orang)," lanjut mantan Wakapolrestabes Surabaya ini.

Terkait kesulitan yang dihadapi petugas Leo menyatakan perpindahan tempat menjadi kendalanya. Mengingat jejak Bayu sebelumnya sempat terendus di Kota Kediri pada Rabu 11 Desember 2019 bersama tahanan lain yang kabur Shokib Yulianto.

 Ilustrasi

Namun, jejak Bayu keburu menghilang lantaran ia telah keluar rumah kos dan tak kembali bersama Shokib. "Yang bersangkutan ini sudah berpindah - pindah tempat. Tidak menutup kemungkinan akan pindah tempat lagi dari sebelumnya," tuturnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Tahanan Polresta Malang yang Kabur, Terpaksa Ditembak karena Melawan 

Pihaknya juga kembali meminta Bayu Prasetio, satu dari empat tahanan Polresta Malang Kota yang masih kabur untuk segera menyerahkan diri.

"Sekali lagi saya tak bosan meminta saudara Bayu untuk menyerahkan diri. Kita akan layani dengan baik. Kita akan jamin keamanannya, silakan melanjutkan proses hukumnya," ujar Leo.

Sebelumnya, tiga dari empat tahanan Polresta Malang Kota yang Kabur pada Senin dini hari 9 Desember 2019 pukul 01.30 WIB telah tertangkap kembali.

Diawali dari penangkapan Andrian Fairi pada Selasa dini hari 10 Desember 2019 di kawasan Jodipan Wetan gang 1. Tim khusus yang dibentuk Polresta Malang Kota kemudian berhasil menangkap otak kaburnya tahanan yakni Shokib Yulianto di sebuah rumah kos milik Moejiono di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Sedangkan tahanan ketiga yang dapat diringkus yakni Nur Cholis. Cholis diringkus di sebuah kebun di kawasan Jalan KH. Malik Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketiga tahanan yang diringkus seluruhnya mendapat 'hadiah' timah panas di kakinya lantaran melawan dan berusaha kabur dari kejaran petugas saat diamankan.

Shokib Yulianto, Andrian Fairi, Nur Cholis, dan Bayu Prasetio melarikan diri dari jeruji besi tahanan Polresta Malang Kota setelah menggergaji sel dan naik ke atap ruangan menggunakan kain sarung. Atas kejadian ini, pihak kepolisian memeriksa tiga petugas yang tengah berjaga saat kejadian tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini