Jembatan di Bojonegoro Ambruk Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Terisolir

Jum'at 27 Desember 2019 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 27 519 2146480 jembatan-di-bojonegoro-ambruk-diterjang-banjir-bandang-ratusan-warga-terisolir-FFmxaag8BU.JPG Jembatan penghubung antardesa di Bojonegoro ambruk diterjang banjir bandang (Foto: iNews.id/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO – Sebuah jembatan penghubung antardesa di Bojonegoro, Jawa Timur ambruk diterjang banjir bandang pada Kamis 26 Desember 2019. Imbasnya, ratusan warga di tiga dusun setempat terisolir.

Dusun yang terisolir meliputi Dusun Mundu, Tamberan dan Gondang di Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Jembatan beton berukuran 4x10 meter ini tidak kuat menahan arus sungai yang mengalir deras.

Putusnya jembatan ini membuat arus lalu lintas lumpuh. Hal ini karena jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga untuk menuju ke ibu kota kecamatan.

Sejumlah pejabat daerah setempat langsung meninjau lokasi pascakejadian. Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah berujar, pemerintah berjanji akan membangun jembatan darurat untuk membantu akses transportasi warga.

“Terkait jembatan ini, sesuai arahan bupati, pemerintah akan membangun jembatan meskipun sifatnya darurat,” katanya, menukil dari iNews.id, Jumat (27/12/2019).

Sebelumnya, hujan deras mengguyur Bojonegoro sejak Rabu 25 Desember 2019 pada siang hingga malam hari. Hujan deras ini mengakibatkan banjir bandang dan menimpa empat desa di dua kecamatan di Bojonegoro.

Sebanyak empat desa yang terdampak yakni Desa Miyono, Desa Bobol, Desa Klino di Kecamatan Sekar, serta Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro.

Akibat banjir bandang ini, sebanyak 19 bangunan dan tiga tiang listrik di Kecamatan Sekar rusak. Selain itu, banjir juga memutus jembatan antardusun di Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini