Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tanggapi Serangan Roket, Israel Akan Kembali Gunakan "Kebijakan Pembunuhan"

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 28 Desember 2019 |18:50 WIB
Tanggapi Serangan Roket, Israel Akan Kembali Gunakan
Menteri Luar Negeri Israel, Yisrael Katz. (Foto: Reuters)
A
A
A

TEL AVIV - Menteri luar negeri Israel pada mengatakan Tel Aviv akan kembali ke "kebijakan pembunuhan" terhadap tokoh-tokoh perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang ia sampaikan kepada radio militer Israel pada Kamis, Yisrael Katz mengindikasikan bahwa ada "upaya intelijen untuk mengidentifikasi peluncur roket dan berupaya melenyapkannya".

BACA JUGA: Momen PM Netanyahu Dievakuasi saat Roket Masuk ke Israel

"Upaya intelijen saat ini difokuskan pada menentukan siapa yang bertanggung jawab untuk memerintahkan instruksi peluncuran roket agar bekerja untuk melenyapkannya," kata Katz sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Sabtu (28/12/2019).

Pada Rabu malam, sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat rudal yang dilaporkan ditembakkan dari Jalur Gaza menuju selatan negara itu di saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghadiri rapat umum pemilihan di Provinsi Ashkelon.

Menurut media Israel, pasukan keamanan memindahkan Netanyahu ke "area perlindungan" sementara pasukan keamanan merespons dengan mengebom beberapa lokasi di Jalur Gaza. Tak ada korban dalam dua kejadian itu.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement