Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada Motif Asmara di Balik Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Rabu, 08 Januari 2020 |15:51 WIB
Ada Motif Asmara di Balik Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya
Gelar Perkara Pembunuhan Hakim Jamaludin di Polda Sumut (Foto: Okezone/Wahyudi)
A
A
A

MEDAN - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, menyebut ada dua motif dibalik pembunuhan terhadap hakim sekaligus juru bicara Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin. Pertama adalah motif sakit hati dan motif asmara.

Untuk motif sakit hati, itu karena istri korban Zuraida Hanum (41) yang menjadi otak pelaku sekaligus eksekutor pembunuhan itu, tak senang karena Jamaluddin ditengarai telah berselingkuh dengan perempuan lain. Atas rasa sakit itu, Zuraida bahkan pernah meminta seseorang menghabisi Jamaluddin pada Maret 2019 lalu.

"Namun saat itu, orang yang disuruh Zuraida tidak mau sehingga pembunuhan itu tidak terjadi,"sebut Martuani.

Niat membunuh Jamaluddin muncul kembali setelah Zuraida dekat dengan tersangka Jefri Pratama, yang merupakan eksekutor utama pembunuhan itu.

Ilustrasi

Zuraida menjalin asmara dengan Jefri Pratama setelah keduanya sering bertemu di sekolah anak Zuraida dan Jamaluddin. Anak Zuraida dan anak Jefri Pratama kebetulan belajar di sekolah yang sama.

"Karena sering curhat, akhirnya Zuraida meminta tersangka Jefri untuk menghabisi korban. Jefri kemudian meminta bantuan Reza Fahlevi untuk eksekusi itu," tukasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement