nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, Nelayan Bengkulu Nekat Melaut

Demon Fajri, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 14:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 13 340 2152297 tinggi-gelombang-capai-2-5-meter-nelayan-bengkulu-nekat-melaut-9c8EPQFDM2.jpg Nelayan di Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, nekat melaut meski tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia mencapai 1-2,5 meter. (Foto : Okezone.com/Demon Fajri)

BENGKULU – Nelayan di Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, nekat melaut, meski tinggi gelombang laut di perairan Samudera Hindia mencapai 1-2,5 meter dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, tingginya gelombang laut berdampak pada hasil tangkapan ikan yang merosot tajam. Biasanya dalam sehari nelayan dapat menangkap ikan hingga 100 kg, saat ini hanya sekira 10-20 Kg.

Salah satu nelayan setempat, Rozi Julian (28) mengaku merosotnya hasil tangkapan berdampak pada penghasilannya.

Selain itu, kata Rozi, hasil tangkapan tidak berimbang dengan modal untuk melaut ke perairan Bengkulu hingga perairan Samudera Hindia. Namun, terang Rozi, sebagian nelayan masih tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

''Sebagian nelayan tetap melaut, walaupun gelombang tinggi. Ada juga nelayan tidak melaut. Hasil tangkapan merosot dari biasanya,'' kata Rozi, Senin (13/1/2020).

Nelayan di Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, nekat melaut, meski tinggi gelombang laut di perairan Samudera Hindia mencapai 1-2,5 meter. (Foto : Okezone.com/Demon Fajri)

Ia menyampaikan, sudah lima hari terakhir banyak nelayan memilih tidak melaut di tengah cuaca ekstrem. Mereka memilih memperbaiki alat tangkap, seperti jaring, memperbaiki mesin perahu dan memeriksa kondisi perahu ketika tidak melaut.

''Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nelayan mengandalkan simpanan,'' ujar Rozi.

Sementara Forecaster Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Bengkulu, Harits Syahid Hakim mengatakan, gelombang laut di perairan Bengkulu, perairan Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, mencapai 0,5-2 meter.

Tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia, terang Harist, mencapai 1-2,5 meter dan di perairan

Untuk arah angin dan kecepatan angin di tiga wilayah itu, kata Harits, arah angin rata-rata berembus dari barat daya ke timur laut, dengan kecepatan 05 hingga 23 knots.


Baca Juga : Waspada, Hujan Lebat Bakal Guyur Jabodetabek dan Sejumlah Wilayah hingga 18 Januari

''Tinggi gelombang di perairan Bengkulu, Enggano dan Samudera Hindia masih normal. Tinggi gelombang akan naik ketika ada awan-awan hujan. Begitu juga dengan kecepatan angin,'' ujar Harits.


Baca Juga : Berpotensi Hujan Lebat, BMKG Peringatkan Sulawesi Selatan Siaga Banjir

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini