Sebelum mendirikan keraton, Toto mengaku mendapatkan wangsit dari leluhur dan keturunan raja-raja Mataram. Dia mendapat tugas segera mendirikan kelanjutan Kerajaan Mataram di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.
Toto yang mengaku mendapat wangsit, lantas meyakinkan orang-orang di sekitarnya. Dia pun melengkapi diri dengan beragam dokumen palsu agar orang lain percaya dengan perkataannya.
Bahkan, dia pun mencatut lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam dokumen palsunya. Dengan bekal tersebut, Toto yang ditemani permaisuri Ratu Dyah Gitarja berhasil memperdaya ratusan orang untuk menjadi pengikut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.