nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Firasat Keluarga Sebelum Diah Larasati Jadi Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 18:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 19 525 2155088 firasat-keluarga-sebelum-diah-larasati-jadi-korban-tewas-kecelakaan-bus-di-subang-Pj9CMCmRyj.jpg Suasana Haru Keluarga di Rumah Duka Almarhumah Diah Larasati, Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang, Jabar (foto: Okezone/Wahyu M)

DEPOK - Kabar duka menyelimuti kediaman Almarhumah Diah Larasati (51) salah satu korban kecelakaan bus yang terguling di Jalan Raya Subang-Bandung tepat turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu 18 Januari 2020, pukul 17.00 WIB.

Suasana haru sangat dirasakan Ghazali, suami korban dan anaknya, air mata mereka pun seketika pecah melihat keranda jenazah bunda Diah Larasati tiba di rumah duka RT04/RW12, Nomor 7 Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Penumpang Ungkap Detik-Detik Bus Purnamasari Terguling hingga Tewaskan 8 Orang 

Hasan Roseno (19) putra kedua dari pasangan suami istri Ghazali dan Diah Larasati ini, mengaku bahwa satu jam sebelum mendengar kabar meninggal ibunya, dia sempat rasakan keanehan. Pikiranya menerawang, seketika teringat sang bunda yang saat itu berpamitan wisata ke Gunung Tangkuban Perahu.

"Saya teringat ibu pada saat itu. Akhirnya saya telpon tapi enggak aktif nomornya, saat itu perasaan saya mulai khawatir. Satu jam setelah itu Ayah kasih tahu kalau ibu meninggal dalam kecelakaan itu," kata Hasan di rumah duka Minggu (19/1/2020).

Suasana Rumah Duka almarhumah Diah Larasati, Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang, Jabar (Wahyu M)	 

Satu pesan terakhir yang diingat sebelum kepergian ibunya, hanyalah memperhatikan jemuran pakaian tak ada pesan lain. "Enggak ada mas ibu hanya pesan sebelum berangkat agar lihatin baju yang dijemur. Ibu mau berangkat bersama rombongan. Itu saja sih kata ibu saya," tuturnya.

Selain pesan, almarhumah sempat bercerita akan rencana pulang kampung ke Bima Nusa Tenggara Barat, pekan depan pada Selasa, 28 Januari 2020. Raut wajah penuh ceria nampak terpancar saat ceritakan pengalaman masa kecil sirinya di kampung halaman.

"Almarhumah ibu merupakan sosok yang sangat baik dan tidak pernah bermasalah dengan orang selama hidup. Ia orang yang sangat baik sekali," imbunya

Baca Juga: RSUI dan RSUD Kota Depok Tampung Korban Selamat Kecelakaan Bus di Subang 

Menjadi seorang istri ketua RT04/RW12 di lingkungan sekitar, Diah Larasati dikenal aktif pada setiap kegiatan warga. Bahkan setelah kepergianya, tetangga sekitar merasa sangat kehilangan sosok yang telah menjadi panutan.

"Pokoknya aktif sekali hampir acara kemasyarakatan beliau Almarhum selalu siapkan waktu," tutup Hasan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini