nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penemuan Bayi di Dalam Kardus Mi Instan Gegerkan Warga

Kuntadi, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 15:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 20 510 2155549 penemuan-bayi-di-dalam-kardus-mi-instan-gegerkan-warga-XIxO438Zc1.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SLEMAN – Bayi perempuan yang diperkirakan berusia sepekan ditemukan di dalam kardus mi instan di tepi Jalan Tegalsari Raya, tepatnya di Dusun Tegalsari, Desa Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, Senin (20/1/2020). Bayi malang yang sempat mengegerkan warga itu sudah dibawa ke Puskesmas Ngemplak.

Kapolsek Ngemplak, Kompol Wiwik Haritulasmi mengatakan, bayi tersebut ditemukan warga setempat yang tengah melintas. Warga penasaran ketika melihat ada kardus mi instan tergeletak di tepi jalan. Ketika dicek, ternyata ada bayi mungil terbalut kain dan jaket.

"Bayinya cukup sehat, saat ditemukan sedang tidur,” ujar Kapolsek.

Baca Juga: Mayat Bayi dalam Tas Hitam Gegerkan Warga Denpasar

Bayi ini memiliki berat 2,5 kilogram dengan panjang 45 sentimeter dengan kulit putih dan hidungnya mancung. Kondisi bayi ini, tali pusarnya sudah lepas namun masih ditemukan adanya bercak darah. Kemungkinan, bayi ini sengaja dibuang orangtuanya yang tidak menginginkan kehadiran bayi tersebut.

“Awalnya, dibawa ke Puskesmas Pembantu, tetapi kemudian dipindah di Puskesmas Ngemplak I,” ujarnya.

Ilustrasi

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rudy Prabowo mengatakan, saat ini masih melakukan penyelidikan. Kemungkinan orangtua bayi ini sengaja membuang, agar dirawat orang lain. Setelah dipastikan kondisi bayinya sehat, polisi akan melakukan penyelidikan.

“Yang penting bayinya dirawat dulu, baru kita lanjutkan penyelidikan,” tutur Rudy.

Baca Juga: Polisi Duga Bayi Malang di Dalam Tas Hasil Hubungan Gelap

Dari keterangan sejumlah saksi, sempat melihat ada pengendara sepeda motor yang bolak balik di wilayah ini. Namun, apakah itu pelaku pembuangan atau belum, akan diperkuat dengan penyelidikan.

Pelaku pembuangan bayi, bisa dijerat dengan Pasal 305 atau 306 atau 308. Ancaman hukumannya mencapai enam sampai tujuh tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini