nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria di Cirebon Nekat Rampok Rumah Polisi

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 21:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 20 525 2155753 pria-di-cirebon-nekat-rampok-rumah-polisi-szJo9uAZcf.jpg Polisi Ungkap Kasus Perampokan Rumah Anggota Polisi di Cirebon (foto: Okezone/ Fathnur Rohman)

CIREBON - Seorang pria berinisal RS nekat melakukan aksi perampokan di sebuah rumah milik salah satu anggota kepolisian, yang berada di Gang Salam 12, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (20/1/2020).

Kapolsek Talun AKP Sudarman membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait aksi perampokan itu.

Baca Juga: Polda Metro Tangkap 3 Perampok Taksi Online, 2 Orang Ditembak 

"Benar ada kejadian. Mendapat informasi langsung diamankan. Kita baru membawa tersangka. Masih melakukan pengembangan," kata Sudarman kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Perampokan Rumah Anggota Polisi di Cirebon (foto: Okezone/Fathnur R)	 

Sudarman menyebut, aksi perampokan itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Ia mengatakan RS kedapatan membawa senjata tajam berupa golok saat melakukan aksi perampokan tersebut.

"Kejadian sekitar jam 10. Pelaku ini bawa golok. Inisialnya RS," ujar Sudarman.

Sementara itu salah satu penghuni rumah bernama Elis Aryani (48) mengungkapkan, kalau suaminya merupakan salah satu anggota dari Polda Jawa Barat. Saat aksi perampokan itu terjadi, Elis sedang menjemur pakaian di luar rumah.

Diterangkan Elis, ia tidak menyadari kalau RS ternyata sudah masuk ke dalam rumahnya. Namun beruntung bagi Elis, karena upaya perampokan tersebut bisa digagalkan oleh putrinya yang bernama Yuni Widyautami (22).

"Suami saya anggota Polda. Bapak di Polda kalau pulang itu malam Sabtu. Saya posisinya lagi jemur pakaian. Tiba-tiba anak itu udah masuk rumah. Untung ada anak saya," ungkap Elis.

Masih disampaikan Elis, anaknya Yuni sempat ditodong golok dan diancam oleh RS. Namun, karena anaknya itu masih bisa berpikir tenang, akhirnya saat ada kesempatan RS kemudian dibanting oleh putrinya itu.

Menurut Elis, sempat terjadi perebutan golok antara anaknya dengan RS. Saat menyadari RS tengah berebut golok dengan putrinya, Elis kemudian menginjak perut dan mengunci tangan RS, sehingga putrinya bisa keluar rumah dan meminta pertolongan kepada tetangga.

"Anak saya luka. Saya kaget lihat anak saya udah berantem ama dia. Saya langsung injek perutnya terus meliting (mengunci) tangannya. Anak saya kemudian keluar rumah untuk meminta tolong, " ucap Elis.

Baca Juga: Rampok Gudang Kopi, 2 Pelaku Ambruk Ditembak Polisi 

Elis mengaku, sebelumnya RS diam-diam sempat melakukan pengintaian terhadap rumahnya. Namun saat  aksinya tepergok, RS kemudian langsung kabur melarikan diri.

Kini kasus aksi perampokan yang dilakukan oleh RS tengah didalami oleh Polsek Talun. Sementara untuk putri Elis yang mengalami luka pada bagian telunjuknya saat ini sudah diobati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini