nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral "Dua Matahari" di Langit Makassar, Ini Penjelasan BMKG

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 13:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 609 2156572 viral-dua-matahari-di-langit-makassar-ini-penjelasan-bmkg-Labx3vp6li.jpg Fenomena Sun Dog di langit Makassar. (Foto: @makassar_iinfo)

MAKASSAR – Beredar video viral penampakan matahari petang di langit Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Warga menyaksikan fenomena seperti dua matahari di langit itu pada Minggu 19 Januari 2020 petang.

Fenomena tersebut ramai dibahas di akun media sosial Instagram @makassar_iinfo. Dalam keterangan video, fenomena itu diabadikan oleh warga di BTN Berua Mitra Perdana, Daya, Makassar.

Baca juga: Ribuan Orang Kunjungi Keraton Agung Sejagat, Pedagang Kantongi Rp1 Juta 

Akun @makassar_iinfo mengunggah video kiriman warganet yang menampilkan kejadian itu. Video juga menampilkan sejumlah orang yang memerhatikan langit dengan saksama.

Dalam tayangan singkat, terlihat cahaya matahari menjelang terbenam. Namun di arah sebaliknya terdapat pula berkas cahaya yang nyaris serupa.

Baca juga: Ganjar Datangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo 

"Fenomena alam di langit Daya Makassar, sinar matahari ada dua petang ini 19 Januari 2020," tulis @makassar_iinfo.

Pegawai Balai Besar Meteorologi, Klimatogi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar Asriani Idrus memberikan penjelasan ilmiah soal "matahari kembar" yang tampak di langit.

"Fenomena itu terjadi karena pantulan sinar matahari yang menerobos awan dengan kandungan kristal es. Awan itu dikenal dengan awan sirus," katanya.

Baca juga: Viral Makan Ayam 2 Ekor Rp800 Ribu Dijawab Pemilik Rumah Makan 

Matahari dipastikan tidak bertambah alias tetap satu. Hanya, awan sotus itu memantulkan cahaya sehingga matahari terlibat kembar.

Ia mengatakan fenomena ini dikenal dengan nama Sun Dog. Artinya, sebuah fenomena di mana matahari seakan terlihat lebih dari satu.

Baca juga: Tempat-Tempat Ini Berpotensi Muncul Keraton Baru 

Secara ilmiah pembentukan Sun Dog berawal dari cahaya matahari yang bersinar pada kumpulan lempeng es kristal heksagonal.

"Kristal ini tersusun secara horizontal di langit sehingga mengakibatkan cahaya dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini